Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Unik dan Kreatif! Siswa Penerima MBG 'Request' Menu ke Petugas SPPG Batam

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 19:35 WIB | Oleh:
Unik dan Kreatif! Siswa Penerima MBG 'Request' Menu ke Petugas SPPG Batam Doc: ANTARA/HO-SPPG Batam
Ket. Selembar surat yang ditemukan pihak SPPG Batam berasal dari siswa yang menerima manfaat MBG Batam, Kepri.

BATAM,  KEPULAUAN RIAU - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mendapat apresiasi dan permintaan menu makanan tertentu dari siswa yang dilayani melalui surat.

Ketua Koordinator SPPG Batam Defri Frenaldi mengatakan siswa siswi yang menerima manfaat MBG banyak memberikan respons positif terhadap makanan yang disajikan.

“Banyak sekali apresiasi dari siswa, bahkan ada yang menulis surat ucapan terima kasih. Ada juga yang sampai request makanan, misalnya chicken katsu. Ada pula yang bilang ‘semangat MBG, makanannya enak kok tapi besok lebih enak lagi ya’,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Selasa (23/9).

Surat-surat tersebut diselipkan oleh siswa di dalam nampan MBG, yang kemudian ditemukan petugas SPPG sebagai bahan evaluasi dan catatan untuk lanjutan program itu.

20250923192903_1.jpg

Secarik surat dari siswa kepada pengelola MBG. (dok. Istimewa)

Meski mendapat apresiasi, ia mengakui ada laporan mengenai temuan ulat dalam menu itu di salah satu sekolah di kawasan Bengkong, pekan lalu.

Dia mengatakan SPPG telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang ketat untuk menangani MBG.

“Kalau ada laporan makanan rusak, langsung diganti oleh SPPG yang melayani. Namun bila dampaknya lebih besar, misalnya basi atau berisiko keracunan, maka seluruh makanan yang beredar akan ditarik untuk evaluasi dan pemeriksaan laboratorium BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” katanya.

Ia menegaskan penghentian operasional hanya berlaku pada SPPG yang bersangkutan, kecuali bila terjadi kejadian luar biasa (KLB) yang membutuhkan investigasi lebih luas.

“Alhamdulillah sejauh ini di Batam belum pernah terjadi kasus serius yang sampai mengikuti SOP penarikan makanan massal. Permasalahan yang ada hanya sebatas makanan rusak,” kata Defri.

20250923193030_2.jpg

Surat pesanan siswa kepada pengelola MBG. (dok. Istimewa)

Makanan rusak, katanya, seperti makanan yang memiliki rasa atau bau yang kurang sedap ataupun terdapat hal yang tidak diinginkan, seperti rambut atau serangga pada makanan.

Ia mengimbau para siswa agar segera melapor jika merasakan gejala setelah mengonsumsi makanan dari SPPG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.