Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diminta Utamakan Integritas, Gubernur Banten Lantik 22 PNS Lulusan IPDN

📅 Senin, 22 Sep 2025, 15:48 WIB | Oleh:
Diminta Utamakan Integritas, Gubernur Banten Lantik 22 PNS Lulusan IPDN Doc: ANTARA/Devi Nindy
Ket. Gubernur Banten Andra Soni melantik 22 CPNS disaksikan Wagub Banten A Dimyati Natakusumah dan Sekretaris Daerah Banten Deden Apriandhi di Pendopo KP3B, Serang, Senin (22/9).

Serang -- Gubernur Banten Andra Soni melantik 22 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta dua pejabat fungsional dokter ahli pertama di Pendopo KP3B, Serang, Senin.

Andra menekankan agar para PNS baru diharapkan bekerja dengan mengedepankan integritas dan niat melayani masyarakat.

"Semoga dengan dilantiknya mereka bisa bekerja, sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, dengan mengedepankan integritas dan niat melayani," ujarnya.

Gubernur Andra juga menyentuh isu jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih diisi pelaksana tugas (Plt). "Insya Allah, sedang berproses. Makanya saya masih memproses, ada beberapa tahapan lagi, tinggal sedikit lagi insya Allah," jelasnya.

Ia menambahkan, pengisian jabatan akan menggunakan talent pool berdasarkan rekam jejak. "Sekarang kita menggunakan talent pool, management talenta, sehingga rekam jejak di karir mereka di OPD Provinsi Banten. Dengan evident-evident yang ada, itu menjadi dasar," ujar Andra.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Nana Supiana menjelaskan bahwa 22 PNS tersebut berasal dari lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 29, 30, dan 31. Mereka telah menyelesaikan masa CPNS dan langsung ditempatkan di berbagai unit kerja.

Nana menambahkan, status CPNS tidak boleh lebih dari dua tahun, sehingga pelantikan ini wajib dilakukan. "Status kan tidak boleh lebih dari dua tahun. Mereka harus dilantik," kata dia.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi menyatakan pelantikan sebagai langkah awal pengabdian. "Sekarang mereka sudah dilantik, sudah diberikan amanat baik oleh pemerintahan daerah dan juga oleh masyarakat," ucapnya.

Deden menekankan agar para PNS baru memberikan pengabdian terbaik sebagai pelayan publik. "Maka sudah seyogyanya mereka memberikan pengabdian yang terbaik. Karena pada prinsipnya kami semua ini termasuk mereka yang baru dilantik itu adalah aparatur yang tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Cabai Rawit Rp54.350/Kg, Telur Ayam Rp29.600/Kg

36 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp54.350/...
Megapolitan
Uang Masuk dari Sektor Park...

Teknologi AI Harus Digenggam Kaum Muda

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Teknologi AI Harus Digengga...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.