Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penerima MBG di Kendari Mencapai 51.571 Orang per September 2025

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Penerima MBG di Kendari Mencapai 51.571 Orang per September 2025 Doc: Antara
Ket. Kepala Regional SPPG BGN Sultra Rifani Agnes Eka Wahyuni saat diwawancarai di Kendari, Sulawesi Tenggara (21/9/2025).

Kendari - Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG) di Kota Kendari, Sultra, mencapai angka 51.571 orang per 18 September 2025.

Kepala Regional SPPG BGN Sultra Rifani Agnes Eka Wahyuni saat ditemui di Kendari, Minggu, menyampaikan, bahwa data penerima manfaat tersebut yang diterima oleh seluru pelajar tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), TK, SD, SMP maupun SMA negeri hingga swasta sebanyak 49.639 orang.

Agnes menyebut selain distribusi ke pelajar yang menjadi target utama makan bergizi gratis, program tersebut juga diberikan untuk kelompok 3B ( Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita).

"Kalau kategori 3B jumlah penerima 1.932 orang, sementara sisanya itu untuk para pelajar di semua tingkatan sekolah. Jadi total sekarang penerima manfaat berjumlah 51.571 orang," ungkap Agnes.

Ia mengatakan, pendistribusian makan bergizi gratis dari 18 dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk MBG yang aktif di Kota Kendari.

Agnes menyebut hingga saat ini penyaluran makanan bergizi di Kota Kendari tidak menemui kendala. Pihaknya juga memperketat terkait informasi penerima manfaat khususnya siswa di sekolah sebelum menyalurkan makanan.


Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah jika ada siswa atau penerima manfaat yang kurang cocok dengan menu makanan karena kondisi tertentu seperti alergi.

"Jangan sampai di sekolah itu ada siswa yang mungkin alergi kalau makan daging atau semacamnya. Sehingga sebelum didistribusikan kami minta ke pihak sekolah atau dinas terkait mendata penerima manfaat dan kondisi mereka," jelas Agnes.

Ia menyampaikan dalam pemenuhan MBG, BGN juga meminta dukungan pemerintah daerah untuk kesiapan kebutuhan bahan makanan seperti beras, daging, sayur-sayuran hingga bumbu masak.

Menurutnya, satu dapur SPPG saja yang melayani 3.000 sampai 3.500 penerima manfaat membutuhkan stok beras 180-250 kilogram (kg).

"Kalau dirata 200 kilogram beras untuk satu SPPG, penyaluran selama lima hari berarti membutuhkan satu ton beras untuk satu SPPG saja," ujarnya.

Ia menyebut kondisi itu membawa dampak ekonomi di masyarakat khususnya petani sawah. Sehingga BGN mengharapkan pemerintah bisa mendorong produksi bahan pangan di masyarakat maupun melalui dunia usaha seperti UMKM.



Agnes juga menyampaikan selain Kota Kendari, hingga kini sudah ada 106 dapur SPPG untuk MBG beroperasi di 16 kabupaten dan kota se Sulawesi Tenggara.

Sementara satu daerah yang belum memiliki SPPG untuk MBG tersisa di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

"Tapi kami upayakan agar tahun ini SPPG di Konawe Kepulauan sudah terbentuk," tambah Rifani Agnes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.