Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panglima TNI Beri Pengarahan untuk Korps Kadet RI di Daerah Latihan Kopassus Bogor

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 07:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panglima TNI Beri Pengarahan untuk Korps Kadet RI di Daerah Latihan Kopassus Bogor Doc: Puspen TNI
Ket. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beri pengarahan kepada Korps Kadet RI di daerah latihan Kopassus, Bogor. Tekankan disiplin dan semangat bela negara.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan pengarahan kepada peserta Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Daerah Latihan Kopassus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menekankan pentingnya semangat juang, keteguhan hati, serta keyakinan diri para kadet dalam menjalani setiap proses pembinaan. “Sebagai penerus generasi bangsa, jangan memandang status, dan jangan patah semangat. Ini sebagai pondasi awal dan contoh KKRI gelombang berikutnya. Tidak ada yang tahu ke depan, selalu semangat dan lakukan yang terbaik,” ujar Panglima TNI.

Program KKRI sendiri merupakan bagian dari implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sebagaimana diamanatkan Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Kegiatan ini hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda, dengan mengadaptasi konsep serupa dari berbagai negara seperti National Cadet Corps (India), Army Cadet Force (Inggris), Australian Army Cadet (Australia), Bangladesh National Cadet Corps (Bangladesh), Royal Canadian Army Cadets (Kanada), hingga National Cadet Corps (Singapura).

Gelombang pertama KKRI digelar pada 19–21 September 2025, diikuti oleh pelajar SMK binaan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, dan Subang. Gelombang kedua akan dilaksanakan pada 26–28 September 2025. Program ini melibatkan dukungan penuh dari Kopassus, Kostrad, Kodam Jaya, Pasmar I, Kolinlamil, Lanud Halim Perdanakusuma, dan Lanud Kalijati.

Dalam pelaksanaannya, para kadet mendapat pembekalan berupa pengetahuan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta keterampilan dasar kedisiplinan. Mereka juga dilatih untuk memahami bahaya narkoba, membangun kerjasama tim, menumbuhkan kepercayaan diri, mengasah kepekaan terhadap lingkungan, hingga memperkuat mental rohani melalui ibadah dan konseling.

Setelah kegiatan di Jabodetabek, KKRI akan diperluas ke berbagai kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Bali, Makassar, Palembang, Ambon, Medan, Yogyakarta, hingga Jayapura yang akan masuk gelombang kedua pada akhir September 2025. Program ini dirancang untuk jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, patriotik, dan visioner.

Kehadiran KKRI menjadi langkah strategis TNI dalam jangka pendek maupun jangka panjang untuk membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Dengan melibatkan pelajar tingkat menengah sebagai kader muda, TNI berharap akan lahir generasi yang berdisiplin tinggi, berwawasan kebangsaan, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Hal ini sejalan dengan prinsip Sishankamrata, yaitu sistem pertahanan yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia sebagai kekuatan pendukung pertahanan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.