Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Bandara Frans Seda Ditutup

📅 Sabtu, 20 Sep 2025, 14:22 WIB | Oleh:
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Bandara Frans Seda Ditutup Doc: AFP
Ket. Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus pada 18 Agustus. Gunung berapi ini melancarkan serangkaian letusan pada malam hari tanggal 19 September.

JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Puau Flores meletus beberapa kali, menyemburkan kolom abu setinggi beberapa kilometer ke langit setelah pihak berwenang menaikkan tingkat kewaspadaan ke level tertinggi (Awas), menyebabkan bandara ditutup pada Sabtu (20/9).

Gunung Lewotobi Laki-Laki, gunung berapi dengan dua puncak setinggi 1.584 meter di Pulau Flores, meluncurkan serangkaian letusan pada Jumat (19/9) malam, letusan terbesar terjadi pada pukul 22.46 waktu setempat yang menyemburkan material vulkanik enam kilometer di atas puncaknya, kata Badan Geologi dalam sebuah pernyataan.

Aktivitas vulkanik kembali terjadi pada Sabtu pagi, badan tersebut mencatat beberapa letusan termasuk satu letusan yang menyemburkan abu setinggi 2,5 kilometer ke langit.

Letusan itu terjadi setelah badan geologi menaikkan tingkat kewaspadaan gunung berapi tersebut ke tingkat tertinggi dari empat tingkat sistem gunung berapi di Indonesia pada Jumat malam.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid memperingatkan warga dan wisatawan untuk menjauh setidaknya enam kilometer dari kawah dan mengatakan abu vulkanik dapat mengganggu operasional bandara.

"Abu vulkanik dari letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki juga dapat mengganggu operasional bandara dan jalur penerbangan jika menyebar ke area bandara dan rute pesawat," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Warga, terutama masyarakat yang tinggal di dekat sungai, diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir lahar dingin yang berpotensi menimbulkan bahaya, yakni luapan lumpur atau aliran material vulkanik, jika terjadi hujan deras, kata Wafid.

Bandara Frans Seda yang melayani penerbangan domestik di kota Maumere, juga di Flores, menghentikan operasinya setelah letusan.

Kepala Bandara Frans Seda, Partahian Panjaitan mengatakan pihak berwenang akan memantau perkembangan pada hari Minggu sebelum memutuskan apakah akan dibuka kembali.

Pada bulan Juli, gunung berapi tersebut memuntahkan menara abu setinggi 18 kilometer, yang menyebabkan pembatalan 24 penerbangan di bandara internasional di pulau wisata Bali.

Bandara Ngurah Rai Bli beroperasi normal tanpa gangguan pada hari Sabtu, kata juru bicara Gede Eka Sandi Asmadi kepada AFP.

Gunung Lewotobi Laki-Laki merupakan gunung kembar dengan gunung berapi yang lebih tenang tetapi lebih tinggi setinggi 1.703 meter (5.587 kaki) bernama Lewotobi Perempuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.