Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PKP Ungkap Peran Baru Perumnas Jadi Motor Pembangunan Rumah Rakyat

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen PKP Ungkap Peran Baru Perumnas Jadi Motor Pembangunan Rumah Rakyat Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah memberi sambutan dalam Program Pembangunan 3 Juta Rumah di Indonesia di Jakarta, Rabu (17/9).

Jakarta - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah menyatakan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) kembali diberdayakan untuk mengambil alih pembangunan rumah rakyat di seluruh Indonesia.

"Presiden menekankan kolaborasi dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), di mana beberapa perusahaan negara seperti Perumnas akan kembali diberdayakan untuk terlibat aktif dalam pembangunan perumahan rakyat," kata Fahri dalam pencanangan pra kerja sama dalam Program Pembangunan 3 Juta Rumah di Indonesia di Jakarta, Rabu (17/9).

Dia menyampaikan peran Perumnas dalam perumahan sosial sebelumnya selalu terlihat signifikan, sehingga kini perusahaan negara tersebut ditargetkan menjadi bagian penting dalam program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat.

"Karena dahulu setiap kali membicarakan perumahan sosial, selalu ada peran Perumnas, dan kini Perumnas harus kembali menjadi bagian penting dari program pembangunan 3 juta rumah," ujarnya.

Dikatakan seluruh konstruksi yang sebelumnya dikerjakan pihak swasta kini akan diambil alih Perumnas, agar perusahaan fokus menangani rumah rakyat tanpa perlu membangun rumah atau fasilitas mewah lainnya.

"Presiden bilang, udah jangan lihat masa lalu, kita lihat masa depan, nanti Perumnas dikasih uang, amankan logistik perumahan rakyat di seluruh Indonesia," tuturnya.

Fahri Hamzah menambahkan, Perumnas akan berperan sebagai offtaker perumahan sosial, sehingga semua pembangunan dapat terkoordinasi, termasuk proyek sejuta rumah hasil kerja sama dengan investor dari Qatar.

Selain itu, tanah milik pemerintah daerah yang siap dikonsolidasikan juga dapat dimanfaatkan, dengan pengusaha membangun rumah lalu hasilnya dibeli Perumnas untuk memastikan tujuan sosial tercapai.

"Jadi saya sendiri sudah lapor langsung ke Bapak Presiden dan Bapak Presiden senang kalau Perumnas dilibatkan kembali. Terutama untuk menjadi offtaker dari perumahan sosial. Supaya Perumnas fokus, tidak perlu dia punya rumah mewah, punya hotel mewah. Ngapain? Perumnas itu ngurus rumah rakyat saja," kata Fahri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Kemenkum Akselerasi Layanan...
Ekonomi
MSCI Ancam Tendang Saham RI...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.