Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Timbang Balita, Posyandu di Sumut Kini Resmi Dirombak Jadi Layanan Super Lengkap

6 Jumat, 06 Nov 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Bukan Cuma Timbang Balita, Posyandu di Sumut Kini Resmi Dirombak Jadi Layanan Super Lengkap Bukan Cuma Timbang Balita, Posyandu di Sumut Kini Resmi Dirombak Jadi Layanan Super Lengkap Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Utara Titiek Sugiharti (tengah) memimpin rapat kerja Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (5/11).

MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung penuh transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi di seluruh wilayah kabupaten dan kota. 

"Melalui langkah ini, peran posyandu di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumut diperluas," ujar Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumut Titiek Sugiharti usai menghadiri rapat kerja Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (5/11).

Pelayanan posyandu, lanjut dia, tidak lagi cuma menimbang balita atau memberikan imunisasi, melainkan terintegrasi sebagai ujung tombak pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.

Dengan transformasi ini, peran posyandu mencakup enam standar pelayanan minimal (SPM) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024.

"Ada enam bidang pelayanan dasar, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial," kata Titiek.

Pengurus Tim Pembina Posyandu Kementerian Dalam Negeri Yudhi Timor Bini Prakoso menyebut, transformasi Posyandu ini seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat.

Ia mengatakan, posyandu kini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan, dan menghubungkannya dengan layanan pemerintah.

Selain itu, memastikan pelayanan tersebut benar-benar hadir di tengah masyarakat. "Posyandu jadi mitra strategis bagi pemerintah desa dan kelurahan," katanya.

Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 Badan Pusat Statistik (BPS), ujar Yudhi, penduduk Indonesia didominasi kelompok anak usia 0–4 tahun dengan jumlah mencapai 22.741.968 jiwa.

Kelompok tersebut mayoritas berasal dari generasi alpha, sementara bayi yang lahir pada 2025 menjadi angkatan pertama Generasi Beta.

"Posyandu harus berubah, maka posyandu harus bertransformasi. Data posyandu di Indonesia saat ini 238.666, dan jumlah kader sebanyak 1.250.685 orang. Di antaranya Sumut 10.472 Posyandu, dan jumlah kader 49.152 orang," ucapnya.

Menurutnya, transformasi posyandu juga sejalan dengan tujuan pembangunan nasional, daerah, dan desa di tanah air.

"Transformasi posyandu turut diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta mendorong pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan berkelanjutan," tutur Yudhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Olahraga
Para Pemain PSIM Mematok Ke...

PSIM Masih Bersama Pelatih Darurat Saata Hadapi Dewa United

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Masih Bersama Pelatih ...
Daerah
Cianjur Maksimalkan Persiap...
Luar Negeri
Jepang Bentuk Tim Ahli Sibe...
Luar Negeri
AS Sanksi Jaringan Armada B...

Sumedang Kelabakan Kekeringan, 85.000 Orang Jadi Korban

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sumedang Kelabakan Kekering...
Advertisement
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Cek Syarat dan Jadwalnya Disini!

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.