Newcastle Andalkan Rekor Kandang saat Hadapi Barcelona
📅 Kamis, 18 Sep 2025, 07:52 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANDY BUCHANAN / AFP
LONDON - Liga Champions kembali menghadirkan laga sarat gengsi ketika Newcastle United menjamu Barcelona di St James’ Park, Jumat (19/9) dini hari WIB. Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi kedua tim sejak Maret 2003. Saati itu, gol Patrick Kluivert (pelatih timnas Indonesia) dan Thiago Motta memberi kemenangan 2-0 bagi klub raksasa Catalan ini.
Sorotan utama di kubu tuan rumah tertuju pada Nick Woltemade. Penyerang jangkung asal Jerman itu baru saja menjalani debut penuh bersama The Magpies akhir pekan lalu. Dia didatangkan sebagai rekor transfer klub menggantikan Alexander Isak yang hengkang di hari penutupan bursa. Woltemade langsung mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Wolverhampton Wanderers lewat sundulan kerasnya, mengakhiri tren tanpa kemenangan dalam tiga laga sebelumnya.
Pelatih Eddie Howe menilai kemenangan tersebut sebagai suntikan moral penting jelang petualangan Eropa. “Saya tidak melihat banyak kekurangan dari penampilan tim. Kemenangan ini memberi kepercayaan diri yang kami butuhkan,” ujar Howe. Newcastle tercatat baru sekali lolos ke Liga Champions dalam tiga musim terakhir, dengan pengalaman pahit tersingkir di fase grup 2023–24 ketika harus bersaing dengan PSG, Borussia Dortmund, dan AC Milan.
Catatan kandang mereka di kancah Eropa cukup menjanjikan. Dari 31 laga terakhir, Newcastle hanya tiga kali kalah dengan 21 kemenangan. Lawan asal Spanyol pun cukup sering mereka taklukkan, empat kali menang dari enam laga. Namun Barcelona jelas menjadi ujian jauh lebih berat.
Tim tamu datang dengan status juara La Liga musim lalu, gelar kedua dalam tiga musim sekaligus yang pertama di bawah asuhan Hansi Flick. Awal musim ini juga meyakinkan, dengan 10 poin dari empat laga, termasuk pesta gol 6-0 atas Valencia akhir pekan lalu. Robert Lewandowski, Raphinha, dan Fermin Lopez masing-masing memborong dua gol dalam kemenangan terbesar Barcelona sejak 2016.
Sebaiknya Anda baca juga:
Flick menegaskan timnya ingin mengakhiri penantian panjang di Eropa. “Kami harus menjaga level permainan di setiap pertandingan. Target kami jelas, mengembalikan Barcelona ke puncak Liga Champions,” ujarnya. Klub Catalan itu terakhir kali menjuarai kompetisi ini pada tahun 2015 dan musim lalu kandas di semifinal melawan Inter Milan dalam drama agregat 6-7. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!