Birokrat dan Pembina Atlet, Sujarwanto Dwiatmoko Siap Maju Ketua KONI Jateng 2025-2029
📅 Kamis, 18 Sep 2025, 18:37 WIB | Oleh: Henri pelupessy
Doc: koran jakarta/dok
SEMARANG – Kontestasi pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah periode 2025–2029 mulai menghangat.
Salah satu figur yang muncul ke permukaan adalah Dr. A.P. Ir. Sujarwanto Dwiatmoko, M.Si, seorang birokrat senior sekaligus tokoh olahraga yang dikenal memiliki kepemimpinan visioner.
Langkah politik olahraga Sujarwanto ditandai dengan pengambilan formulir pendaftaran di Kantor KONI Jateng, Kompleks GOR Jatidiri Semarang, Kamis (18/9).
Proses tersebut diwakili Budi Santoso, mantan Kepala Dispora Jateng, bersama rombongan sekitar 26 orang pendukung.
“Pak Sujarwanto adalah figur dengan kombinasi pengalaman birokrasi dan prestasi olahraga. Beliau punya kapasitas manajerial yang kuat serta integritas dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak,” tegas Budi usai menyerahkan mandat pendaftaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Sujarwanto memiliki kapasitas, kapabilitas, dan rekam jejak panjang baik di birokrasi maupun olahraga. “Beliau sosok visioner, tegas, dan mampu membangun harmoni dengan semua pihak,” katanya.
Budi menambahkan, dukungan ini bukan tanpa alasan. Di tangan Sujarwanto, kepemimpinan tidak hanya soal manajemen organisasi, melainkan juga komitmen membina generasi muda melalui olahraga.
“Kami akan menindaklanjuti proses ini sesuai aturan. Insya Allah semua persyaratan akan kami penuhi,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sosok Sujarwanto tidak asing di Jawa Tengah. Saat ini ia menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jateng, dengan rekam jejak panjang di sektor energi, perencanaan, hingga pemberdayaan UMKM.
Namun, kiprahnya tidak berhenti di dunia birokrasi. Sejak 2018, ia dipercaya memimpin Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jateng.
Di kepemimpinan Sujarwanto, cabang olahraga panahan berkali-kali mengukir prestasi, termasuk empat kali juara umum Kejurnas Junior (2022–2025) serta menyumbang medali emas pada PON XXI Aceh–Sumut 2024.
“Olahraga harus menjadi bagian dari pembangunan manusia. Prestasi atlet akan tumbuh jika pembinaan dilakukan terstruktur dan didukung manajemen modern,” ungkap Sujarwanto dalam beberapa kesempatan.
Pihaknya berkomitmen menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan daerah. Fokus utamanya meliputi pembinaan atlet berjenjang, penguatan infrastruktur olahraga, serta kolaborasi lintas sektor.
Ia menegaskan, KONI bukan sekadar organisasi administratif, melainkan wadah strategis untuk melahirkan kebanggaan Jawa Tengah di tingkat nasional maupun internasional. “Olahraga harus dikelola secara profesional. Saya ingin KONI Jateng menjadi rumah besar bagi atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga untuk bersama-sama menorehkan prestasi,” ujar Sujarwanto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!