Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Langkah Berani Pemkab Sigi, Cetak Sawah Baru demi Ketahanan Beras

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Langkah Berani Pemkab Sigi, Cetak Sawah Baru demi Ketahanan Beras Doc: ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Ket. Foto udara lahan pertanian warga yang sebelumnya merupakan lahan tidur di Desa Padende, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (21/7/2025).

SIGI – Pencetakan sawah baru menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah pertumbuhan penduduk, alih fungsi lahan, dan ancaman perubahan iklim.

Selain memperluas basis produksi beras, kebijakan ini juga dapat membuka lapangan kerja di pedesaan serta memperkuat rantai pasok pangan domestik.

Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada pemilihan lokasi yang tepat, ketersediaan infrastruktur irigasi, serta dukungan teknologi agar produktivitas lahan baru mampu menutup defisit pangan jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, menyebutkan sebanyak enam kecamatan di daerahnya mulai program cetak sawah baru dengan total lahan seluas 1.200 hektare.

"Tahun ini kami mendapatkan alokasi kegiatan dari Kementerian Pertanian untuk mencetak sawah baru seluas 1.200 hektare yang melingkupikecamatan mulai dari Lindu, Dolo, Dolo Selatan, Sigi Kota, Marawola, dan Palolo," kata Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Sigi Rahmat Iqbal kepada awak media di Kalukubula, Sulteng, Rabu (17/9).

Ia mengemukakan program itu dibagi dalam dua tahap dengan luasan masing-masing sebesar 303 hektare dan 897 hektare.

"Luasan lahan itu sudah dimulai dengan 303 hektare di Kecamatan Lindu, Dolo Selatan, Dolo, Sigi Kota dan Marawola," ucapnya.

Ia menuturkan ke depan dengan adanya pembukaan cetak sawah baru ini dapat menambah luasan baku sawah di Kabupaten Sigi serta menambah pencapaian swasembada pangan.

"Dalam kegiatan cetak sawah ini tentu ada beberapa kriteria yang menjadi syarat yakni lahan itu clear dan clean artinya tidak ada masalah terkait pemanfaatan lahannya dan tidak bermasalah dari aspek kepemilikan," sebutnya.

Menurut dia, program cetak sawah itu juga perlu memperhatikan sejumlah hal seperti tidak masuk dalam data luas baku sawah dan bukan kawasan hutan.

"Jadi betul-betul lahan yang diperuntukkan luas cetak sawah baru ini masih baru, tentunya dari aspek teknis yakni agro ekologi dan agro ekosistemnya mendukung untuk kegiatan usaha tani padi sawah," katanya.

Iqbal menyebutkan untuk tahap kedua cetak sawah baru di Sigi tahun 2025 rencana mulai pada akhir September mendatang.

"Insya Allah pekan depan cetak sawah tahap dua sudah dimulai," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas TPHP Sigi, luasan cetak sawah baru terbesar tahun 2025 di Sigi adalah wilayah Lindu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.