Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pulau Pramuka Petugas Bersihkan Sistem Air Bawah Tanah untuk Cegah Banjir

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 21:52 WIB | Oleh:

Namun, seiring berkembangnya pemukiman, populasi elang ini semakin berkurang dan akhirnya hampir tidak ditemukan lagi.

Nama “Pramuka” sendiri berasal dari kegiatan kepramukaan yang rutin dilakukan di pulau ini pada era 1950-an hingga 1970-an.

Sebelum adanya bumi perkemahan Cibubur, kelompok Pramuka dari Jakarta sering mengirim anggota mereka ke Pulau Pramuka untuk latihan dan perkemahan.

Sejak itu, pulau ini dikenal dengan nama Pulau Pramuka hingga sekarang.

Saat ini, Pulau Pramuka juga dikenal dengan penangkaran penyu sisik dan hiu, yang menjadi daya tarik wisata sekaligus upaya konservasi.

Pengunjung dapat melihat bayi penyu yang menggemaskan serta berenang bersama hiu dalam pengawasan ketat untuk menjaga keamanan.

Namun, wisatawan diingatkan untuk berhati-hati dan menghindari luka terbuka karena hiu peka terhadap bau darah.

Selain itu, pengunjung dapat menikmati paket island hopping ke pulau-pulau sekitar seperti Pulau Semak Daun, Pulau Air, dan Pulau Karya yang menawarkan pantai indah dan spot snorkeling yang memukau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.