Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Pramuka Petugas Bersihkan Sistem Air Bawah Tanah untuk Cegah Banjir

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 21:52 WIB | Oleh:
Pulau Pramuka Petugas Bersihkan Sistem Air Bawah Tanah untuk Cegah Banjir Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Petugas Sudin SDA melakukan pembersihan saluran air di Pulau Pramuka pada Selasa (16/9).

Jakarta -- Delapan petugas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk melakukan pembersihan jaringan utama sistem drainase di RT 01 RW 04 Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, sebagai upaya dalam mencegah banjir.  

“Pembersihan lumpur pada saluran utama ini dilakukan guna mencegah terjadinya luapan air saat hujan deras serta mengurangi potensi genangan di permukiman warga,” kata Kepala Seksi Air Bersih dan Limbah Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu, Rezky Arie Pranat di Jakarta, Selasa.

Delapan petugas itu dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat proses pembersihan. Setiap kelompok terdiri dari empat personel dan setelah menyelesaikan satu zona, tim akan bergeser ke zona lain yang belum dibersihkan.

Lokasi pembersihan meliputi zona 1 RT 04/05, zona 2 RT 03/05, zona 3 RT 03/05 dan zona 4 RT 01/04. Dari kegiatan ini sebanyak 10 karung lumpur berhasil diangkut oleh petugas.

Menurut dia, pembersihan jaringan manhole drainase ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan aliran air tetap lancar. "Terutama saat intensitas hujan meningkat," kata dia.

Warga Pulau Pramuka Junaedi mengapresiasi upaya yang dilakukan Sudin SDA yang membersihkan saluran air di lingkungan pemukiman warga.

“Kalau hujan deras biasanya cepat tergenang, semoga sekarang air lebih lancar mengalir,” katanya.

Riwayat Pulau Pramuka

Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu di Jakarta adalah destinasi wisata menarik yang ramai dikunjungi. 

Dikutip dari situs resmi wisata Pulau Pramuka, pulau yang terletak di tengah gugusan Kepulauan Seribu ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga memiliki sejarah unik dan beragam daya tarik wisata yang sayang untuk dilewatkan.

Pulau itu berukuran sekitar 9 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 1.004 jiwa, dan menjadi salah satu pulau penting bagi pemerintah setempat.

Pulau Pramuka pada masa lalu dikenal dengan nama Pulau Elang. 

Nama tersebut diberikan karena keberadaan elang bondol yang banyak ditemukan di wilayah ini hingga tahun 1980-an.

Elang bondol bahkan dijadikan lambang daerah oleh masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.