Tragedi Bus Nakes Jalur Bromo-Probolinggo: Khofifah Tunggu Investigasi KNKT dan Usulkan Jalur Penyelamatan
Senin, 15 Sep 2025, 18:59 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Senin (15/9) menegaskan bahwa saat ini tengah dilakukan investigasi mendalam terkait penyebab kecelakaan bus pariwisata rombongan tenaga kesehatan (nakes) asal Jember.
Sebelumnya, kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9). Dari total 52 penumpang, tercatat delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan 44 orang mengalami luka-luka.Â
âSekarang sedang dilakukan investigasi oleh tim lantas dari Polres Probolinggo. Juga hasil koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional karena jalan ini adalah jalan nasional, dalam waktu dekat KNKT juga akan turun,â katanya.Â
Menurut Khofifah, KNKT akan melakukan telaah menyeluruh untuk mengevaluasi apakah dibutuhkan jalur penyelamat di kawasan tersebut, mengingat jalan tersebut menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat maupun wisatawan menuju Bromo.
âKalau kita melihat di beberapa daerah ada jalur khusus, bisa ke kanan atau ke kiri, yang diisi pasir. Itulah jalur penyelamat. Fungsinya jika kendaraan rem blong, sopir bisa mengarahkan ke jalur itu sehingga tidak membahayakan,â terangnya.
âJadi kita biasa melihat apakah tanjakan atau turunan biasanya ada opsti jalur penyelamatan. Tentu atas koordinasi dengan semua pihak. Saya diskusikan juga, apakah ini termasuk yang membutuhkan jalur penyelamat apa tidak, kita menunggu hasil evaluasi tim KNKT,â lanjutnya.Â
Khofifah menambahkan, fungsi jalur penyelamat adalah jika kendaraan terjadi rem blong, sopir bisa membelokkan kendaraan ke jalur itu sehingga tidak menabrak sesuatu yang menimbulkan kecelakaan yang membahayakan.
âKalau kita melihat di beberapa daerah ada jalur khusus bisa ke kanan bisa ke kiri, itu dikasih pasir, itulah jalur penyelamat,â jelasnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respon cepat Gubernur Khofifah terhadap kejadian ini.Â
âKami berduka cita atas kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Probolinggo. Saya bersama Ibu Gubernur mengucapkan terima kasih karena Ibu sangat cepat merespon kejadian ini,â kata Fawait.
âBeliau turun langsung dan memberikan perhatian dan santunan kepada keluarga korban. Seizin Ibu Gubernur, kami juga memberikan beasiswa kepada ahli waris dan BPJS ketenagakerjaan juga telah memastikan akan membiayai sekolah putra korban dan insya Allah akan dikuliahkan sampai jenjang Sarjana,â pungkasnya.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Phoenix Suns Tumbangkan Orlando Magic dengan Skor 113-110
-
Rupiah Keok, Dolar AS Tembus Rp16.829, Cek Penyebabnya di Sini
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Maxwell Antusias Persija Kembali ke Jakarta International Stadium
-
Khofifah dan Sherly Bahas Strategi Tekan Biaya Logistik Bahan Pokok
-
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Ikuti FGD Reformulasi Gerilya Udara Hadapi Perang Berlarut
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.