Siskamling Hidup Lagi di Malang, DPRD: Bukan Formalitas, Tapi Benteng Keamanan Warga!
Senin, 15 Sep 2025, 16:58 WIBMALANG -Â Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menegaskan pelaksanaan sistem keamanan lingkungan (siskamling) harus berjalan di seluruh pemukiman. Program ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif warga menjaga keamanan dan mencegah gangguan kamtibmas.
"Siskamling ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk bahu membahu mengantisipasi munculnya gangguan keamanan," kata Wakil Ketua DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.
Maka dari itu, dia menyampaikan bahwa diaktifkannya kembali siskamling tidak boleh hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi harus dipastikan berjalan di seluruh wilayah pemukiman penduduk.
Sebab, lanjutnya, kegiatan tersebut akan membangun kesadaran kolektif untuk bertanggung jawab menjaga dan memastikan keamanan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Oleh karena itu, seluruh masyarakat harus terlibat aktif secara bersama-sama untuk menjaga wilayahnya.
"Untuk skrining orang tidak dikenal bisa diterapkan kalau dibutuhkan, RT/RW menguatkan lagi pencegahan dengan mendeteksi siapa saja yang datang tapi itu bergantung pada skala prioritasnya," ujarnya.
Trio menyampaikan dari sisi penguatan kinerja perlindungan masyarakat (linmas) telah dilakukan, yakni dengan memberikan insentif dengan tujuan untuk memberdayakan petugas.
"Linmas sudah terbentuk, dalam pembahasan kemarin memang ada anggaran yang digunakan di kelurahan sebagai penguatan pemberdayaan," ucapnya.
Langkah itu diambil karena pihaknya menyadari bahwa petugas linmas menjadi garda terdepan atau motor pelaksana pengamanan di tingkat lingkungan pemukiman penduduk.
Dia menjelaskan para petugas ini juga berperan sebagai jembatan penghubung informasi soal keamanan di suatu wilayah ke pihak kelurahan yang nantinya akan diteruskan secara berjenjang hingga ke Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Selain siskamling, dia memastikan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat terkait upaya menjaga kondusivitas Kota Malang, melalui forum khusus.
"Jadi bisa langsung berkomunikasi dengan RT, RW, karang taruna itu dalam rangka membangun deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ucap dia.
- jatim
- jawa timur
- kota malang
- siskamling
- dprd malang
- keamanan lingkungan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Partai Pro-militer Myanmar Menang Besar dalam Pemilu Legislatif
-
Baznas Kota Tangerang Himpun Rp12 Miliar ZIS Selama Ramadhan 1447 H
-
15 Warga Banjarmasin Magang di Jepang
-
Cabai rawit picu deflasi Jawa Timur
-
Kasus Pencabulan di Ponpes Lombok Tengah: Modus Tersangka MTF dan Barang Bukti yang Diamankan
-
Ramadhan Jadi Momentum Perbaikan, BGN Benahi Kemasan, Komposisi, dan Transparansi MBG
-
Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jatim, Menteri PU Tegaskan Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.