Kebangkitan Justice League Zack Snyder Kembali Terbuka setelah Netflix Jadi Kandidat Pengakuisisi Warner Bros.
Senin, 15 Sep 2025, 05:20 WIBFans Superman yang dibintangi Henry Carvil dan Batman - Ben Affleck dalam DC Universe karya sutradara Zack Snyder kembali punya harapan melihat superhero kesayangan mereka yang lebih mature dan 'gelap'.
Harapan akan menjelma jadi nyata jika Netflix akhirnya membeli Studio Warner Bros. Studio film tertua ketiga di Amerika Serikat juga mencakup bersamanya, DC Studios, studio yang menaungi hak cipta para superhero dari semesta DC Comics.Â
Dilansir oleh Comic Book News, spekulasi terbaru itu muncul menyusul laporan dari Variety yang mengutip analis media Wells Fargo, Steven Cahall, yang mengidentifikasi Warner Bros. yang akan segera berdiri sendiri sebagai target akuisisi utama Netflix.Â
Sebelum berita tentang kemungkinan tawaran Skydance-Paramount untuk Warner Bros., analis Steven Cahall menyebut Netflix sebagai âpembeli paling menarikâ, menempatkannya di atas Amazon, Apple, Comcast, Sony, dan Paramount Skydance:
Memang, sebelum berita tentang persiapan Paramount Skydance untuk mengajukan tawaran terhadap WBD, yang pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal, analis media Wells Fargo, Steven Cahall, mengeluarkan catatan yang menyebut Warner Bros. yang berdiri sendiri di masa depan sebagai "kandidat M&A yang menarik" â dengan Netflix sebagai "pembeli yang paling menarik," dan calon pembeli potensial lainnya termasuk Amazon, Apple, Comcast, Sony, dan Paramount Skydance.
Laporan itu muncul saat industri hiburan bersiap menghadapi perubahan besar, yang diduga melibatkan perusahaan teknologi yang mengakuisisi studio film dengan harga murah (rumor juga menyebutkan Apple tertarik pada Disney, dan Skydance pada dasarnya adalah perusahaan teknologi hasil dari Oracle; Netflix dapat dilihat sebagai perusahaan teknologi; Comcast memiliki Universal).
Warner Bros. Discovery berencana untuk berpisah pada tahun 2026 menjadi dua entitas terpisah : "Warner Bros." (yang akan memegang studio, HBO, DC, dan lain lain) dan "Discovery Global" (yang akan mempertahankan aset kabel dan jaringan).
Perpecahan itu dikonfirmasi oleh CEO Wraner Bros Discovery, David Zaslav dan sejalan dengan apa yang dikatakan analis yang membuat Warner Bros. jauh lebih menarik untuk diakuisisiâterutama oleh raksasa yang haus konten seperti Netflix.
Bagi penggemar film DC Snyder â Man of Steel , Batman vs Superman , dan Justice League karya Zack Snyder âskenario Netflix membuka pintu terhadap kemungkinan yang dulunya tampak tertutup.
Sejak keluar dari DCEU, Snyder telah menemukan rumah di Netflix, tempat ia mengembangkan Rebel Moon , Army of the Dead , dan Twilight of the Gods .
Dia juga sedang mengerjakan proyek drama polisi untuk layanan streaming tersebut . Akuisisi potensial ini akan menyatukan masa lalu dan masa kininya, dan dengan itu, kunci DC.
Netflix Bisa Saja Menata Ulang atau Menghidupkan Kembali Snyderverse
Penggemar Snyder telah lama berspekulasi bahwa Netflix dapat menjadi jalan kembali untuk melanjutkan atau me-reboot versinya dari DC Universe.
Teori ituâyang dulu dianggap angan-anganâkini sedikit masuk akal. Jika Netflix memiliki studio dan hak kekayaan intelektual (HKI) secara penuh, mereka bisa saja memberikan lampu hijau untuk kelanjutan Snyderverse bersama proyek-proyek DC lainnya.
Dan jika studio melihat nilai dalam berbagai kesinambunganâseperti yang telah dilakukannya dengan serial, animasi, dan spin-offâtidak ada yang dapat menghentikan skenario di mana karakter dan alur cerita Snyder kembali dalam beberapa bentuk.
Ini bisa berarti Justice League bagian dua dan tiga karya Zack Snyder akhirnya bisa dirilis, begitu pula versi The Batman yang diperankan Ben Affleck .
Bagaiamana nasib DCU James Gunn?Â
Netflix telah menunjukkan bahwa mereka dapat mendukung sejumlah waralaba berskala besar dan kemungkinan menginginkan konten DC sebanyak mungkin untuk mendukung platformnya.
Pendekatan jalur ganda dapat melayani audiens yang berbedaâkontinuitas Gunn di satu sisi, dan nada gelap favorit penggemar Snyder di sisi lain.
Dengan DC IP di bawah kendalinya, Netflix dapat mendorong volume, variasi, dan visi sekaligus.
Namun, ada kemungkinan James Gunn sedang mempercepat DCU untuk membuat Warner Bros. terlihat lebih menarik menjelang penjualan potensial.
Gunn tampaknya bergerak cepat untuk mulai memproduksi karyanya, yang bisa menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan nilai studio sebelum Warner Bros.âdan DCâberpindah tangan.
- Netflix
- Zack Snyder
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Relokasi Warga Bantaran Rel di Senen: Pembangunan Rusun di Lahan Milik Angkasa Pura Mulai Mei 2026
-
Svitolina Butuh 59 Menit Kalahkan Gauff untuk Tembus ke Semifinal Australian Open
-
Cegah Stunting, Pemkot Singkawang Optimalkan Layanan Posyandu
-
Tiongkok Mendesak AS untuk Batalkan Tarif Sepihak Pasca Putusan Mahkamah Agung
-
Ngeri…Minyak 118 Dollar AS, Siap-siap Harga BBM Domestik Nanjak?
-
Kabupaten Serang Tuntaskan Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal
-
Konten Lokal Indonesia Jadi Sorotan Global dalam Laporan The Netflix Effect
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.