UEA Bangun 2 Pelabuhan Baru, Siap Jadi Hub Logistik Utama Dunia

Kamis, 23 Jul 2026, 21:31 WIB

DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) akan mengembangkan dua pelabuhan baru di emirat Fujairah bagian timur untuk memperkuat perdagangan maritim, demikian dilaporkan oleh kantor berita resmi Emirates News Agency (WAM) pada Rabu (22/7).

Berdasarkan perjanjian konsesi selama 50 tahun yang ditandatangani pada Rabu antara Otoritas Pelabuhan Fujairah dan DP World UEA, salah satu perusahaan pelabuhan komersial terbesar di dunia, kedua fasilitas baru ini adalah Pelabuhan Al Rugaylat dan Pelabuhan Dibba Al Fujairah, lapor WAM.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Pelabuhan Al Rugaylat akan memiliki kapasitas penanganan tahunan hingga 2,5 juta TEU (twenty-foot equivalent unit), ditambah 1,7 juta ton kargo umum dan 190.000 unit setara mobil, sebut laporan WAM. Selain itu, Pelabuhan Dibba Al Fujairah akan menambah kapasitas kargo umum tahunan hingga 3,6 juta ton, tambah laporan.

Proyek-proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap, dengan perkiraan waktu pembangunan selama 24-30 bulan, sebut laporan.

Upaya tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan regional dan kekhawatiran terkait keamanan Selat Hormuz, jalur pelayaran global yang vital.

Terletak di pesisir timur UEA, Fujairah merupakan satu-satunya emirat yang tidak berbatasan dengan Teluk, sehingga kapal-kapal dapat langsung mengakses Samudra Hindia tanpa harus melewati Selat Hormuz. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.