Gol Perdana Modric Warnai Kemenangan Dramatis AC Milan atas Bologna
📅 Senin, 15 Sep 2025, 08:53 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MILAN, ITALIA – Luka Modric langsung mencatatkan namanya dalam sejarah AC Milan. Gelandang veteran asal Kroasia itu mencetak gol perdana bagi Rossoneri pada usia 40 tahun, sekaligus membawa timnya menang tipis 1-0 atas Bologna di San Siro, Senin (15/9).
Gol tunggal Modric lahir dari sebuah rangkaian serangan rapi. Ia memulai pergerakan dari lini tengah, sebelum Alexis Saelemaekers mengirim umpan tarik mendatar yang diselesaikannya dengan tendangan first time presisi.
“Saya harap setelah ini tidak ada yang mengingatkan umur saya lagi,” seloroh Modric kepada DAZN. “Ale memberi umpan luar biasa, jadi saya hanya perlu menyentuhnya. Itu lebih layak disebut gol dari umpannya ketimbang dari saya.”
Modric juga menekankan pentingnya mentalitas tim. “Pertandingan demi pertandingan, rasa percaya diri kami akan tumbuh. Saya yakin Milan akan semakin baik,” ucap mantan bintang Real Madrid yang datang dengan status bebas transfer setelah 13 tahun berseragam Los Blancos.
Namun kemenangan Milan tidak lepas dari drama di menit akhir. Pelatih Massimiliano Allegri diusir wasit Matteo Marcenaro akibat protes keras setelah keputusan penalti untuk Milan dibatalkan usai tinjauan VAR.
Sebaiknya Anda baca juga:
Christopher Nkunku, yang baru masuk menggantikan Santiago Gimenez, sempat dijatuhkan di kotak terlarang oleh Jhon Lucumi dan Remo Freuler. Marcenaro sempat menunjuk titik putih, tapi kemudian berubah pikiran setelah melihat monitor. Keputusan itu memicu kemarahan Allegri yang berujung kartu merah.
Di luar itu, debut Adrien Rabiot berjalan manis dengan penampilan solid di lini tengah bersama Modric. Milan bahkan tiga kali digagalkan tiang gawang. Sayangnya, kiper Mike Maignan harus ditarik keluar karena cedera betis kanan dan dipastikan absen saat Rossoneri bertandang ke markas Udinese akhir pekan depan.
Kemenangan kandang perdana musim ini membawa Milan naik ke posisi kelima klasemen dengan enam poin, sejajar Cremonese dan Roma. Roma sendiri secara mengejutkan tumbang 0-1 di kandang dari Torino.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Atalanta mendapat sorotan menjelang laga perdana Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Pelatih Ivan Juric memastikan Ademola Lookman tidak akan dibawa ke Paris.
Penyerang Nigeria itu masih dibekukan menyusul kegagalannya memaksakan transfer ke Inter Milan pada musim panas lalu. Tanpa Lookman, Atalanta tetap tampil meyakinkan dengan kemenangan 4-1 atas Lecce.
“Sepertinya tidak. Situasinya tidak menyenangkan,” ujar Juric. “Lookman sudah banyak memberi pada Atalanta, tapi klub juga sudah memberi banyak kepadanya. Kami butuh pemain yang siap dan ingin bermain untuk lambang di dada ini.”
Lookman, 27 tahun, menjadi salah satu pemain kunci Atalanta sejak datang tiga tahun lalu. Ia mencetak 52 gol dalam 117 laga, termasuk hat-trick bersejarah di final Liga Europa 2024 yang membawa Atalanta meraih gelar Eropa pertama dengan menumbangkan Bayer Leverkusen 3-0.
Musim lalu, Lookman mencetak 20 gol di semua kompetisi dengan lima di antaranya di Liga Champions. Namun hubungannya dengan klub retak ketika ia absen latihan untuk menunggu Inter menebus harga 50 juta euro (sekitar 940 miliar rupiah). Transfer urung terjadi, kontraknya masih berlaku hingga Juni 2027, dan kini ia benar-benar dibekukan oleh Juric yang menggantikan Gian Piero Gasperini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!