Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Tekan Negara-negara NATO Agar Hentikan Pembelian Minyak Russia, Ancam Tarif 50% hingga 100% ke Tiongkok

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Tekan Negara-negara NATO Agar Hentikan Pembelian Minyak Russia, Ancam Tarif 50% hingga 100% ke Tiongkok Doc: AP
Ket. Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump menghadiri upacara di Pentagon untuk memperingati 24 tahun serangan 9/11, Kamis, 11 September 2025, di Washington.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan siap memberikan sanksi kepada Moskow, tetapi dengan syarat semua sekutu NATO setuju untuk menghentikan sepenuhnya pembelian minyak Russia.

Ia juga menyarankan anggota aliansi transatlantik itu mempertimbangkan untuk mengenakan tarif sebesar 50 persen hingga 100 persen pada Tiongkok sebagai cara untuk membantu mengakhiri perang Russia di Ukraina.

"Saya siap menerapkan Sanksi berat terhadap Russia ketika semua Negara NATO telah sepakat, dan mulai, melakukan hal yang sama, dan ketika semua Negara NATO BERHENTI MEMBELI MINYAK DARI RUSSIA," ujar Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, yang ia gambarkan sebagai surat untuk semua negara NATO dan dunia.

Trump telah berulang kali mengancam Russia dengan sanksi tambahan, termasuk akhir pekan lalu setelah Kremlin melancarkan serangan udara terbesarnya terhadap Ukraina, sebagai cara untuk menggerogoti pendapatan Moskow untuk perang.

Namun sejauh ini ia gagal menindaklanjutinya, membuat Kyiv frustrasi.

Trump, yang bertemu dengan Putin bulan lalu pada sebuah pertemuan puncak di Alaska, menyebut pembelian minyak Russia oleh negara-negara NATO "mengejutkan" dan mengatakan hal itu melemahkan daya tawar mereka atas Moskow.

Trump juga mengemukakan prospek NATO mengenakan tarif pada Tiongkok, yang diyakini telah meningkatkan kerja sama strategis dengan Moskow dan mengadakan pertemuan puncak tingkat tinggi dengan Putin baru-baru ini di Beijing.

"Saya yakin bahwa ( sanksi NATO terhadap Russia), ditambah NATO , sebagai sebuah kelompok, yang mengenakan TARIF 50% hingga 100% pada TIONGKOK, yang akan ditarik sepenuhnya setelah PERANG dengan Russia dan Ukraina berakhir, juga akan sangat membantu dalam MENGAKHIRI PERANG yang mematikan, namun KONYOL ini," kata Trump.

"Tiongkok memiliki kendali yang kuat, dan bahkan cengkeraman yang kuat, atas Russia, dan Tarif yang kuat ini akan mematahkan cengkeraman itu."

Jika aliansi beranggotakan 32 negara itu "melakukan apa yang saya katakan, PERANG akan segera berakhir," kata Trump. "Jika tidak, Anda hanya membuang-buang waktu saya." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.