- Home
-
- Luar Negeri
-
- Elon Musk Terancam Kehilan...
Elon Musk Terancam Kehilangan Gelar sebagai Orang Terkaya di Dunia, Disalip Pendiri Oracle, Larry Ellison
Kamis, 11 Sep 2025, 08:55 WIBNEW YORK - Miliarder Elon Musk berisiko kehilangan gelarnya sebagai orang terkaya di dunia. Seorang pendiri Oracle, Larry Ellison siap meraup kekayaan besar dari AI melalui kesepakatan besar dengan OpenAI.
Ellison (81) mengumpulkan sekitar $95 miliar kekayaan tambahan pada hari Rabu (10/9) karena saham Oracle meroket setelah perusahaan berusia hampir 50 tahun itu meramalkan pertumbuhan pendapatan besar-besaran berkat kontrak besar yang akan mengerdilkan pendapatan saat ini.
Kenaikan itu mengangkat kekayaan keseluruhan Ellison menjadi hampir $390 miliar dibandingkan dengan Musk yang sekitar $436 miliar, menurut indeks miliarder real-time Forbes.
Indeks kekayaan Bloomberg menempatkan kekayaan Ellison sedikit di atas Musk, menempatkannya di posisi nomor satu saat ini. Perbedaan dalam penghitungan ini berkaitan dengan bagaimana beberapa aset besar mereka diestimasi.
Ellison dan Musk merupakan sahabat karib, dan bos Oracle itu kerap kali datang membantu Musk selama masa-masa sulit dalam karier pemilik Tesla tersebut.
Dia menginvestasikan lebih dari $1 miliar dalam pembelian Twitter oleh Musk dan menjabat di dewan Tesla selama bertahun-tahun.
Kepemilikan Musk yang paling mudah diperkirakan adalah Tesla, yang sahamnya telah jatuh pada tahun 2025 di tengah penjualan yang lesu yang sebagian disebabkan oleh dukungan Musk terhadap gerakan politik sayap kanan.
Tesla awal bulan ini meluncurkan proposal kompensasi untuk Musk yang dapat mencapai $1 triliun hingga tahun 2035 jika perusahaan mencapai target ambisius. Para pemegang saham akan memberikan suara atas rencana tersebut pada bulan November.
Ellison, pendukung lama Presiden Donald Trump, memegang lebih dari 1,1 miliar saham Oracle, yang mencakup lebih dari 40 persen ekuitas perusahaan, menurut S&P Capital IQ.
CEO Oracle Safra Catz menyebut kuartal yang baru saja berakhir "menakjubkan" karena perusahaan menandatangani "empat kontrak bernilai miliaran dolar dengan tiga pelanggan berbeda."
Oracle memproyeksikan pendapatan bisnis cloud-nya akan tumbuh 77 persen pada tahun fiskal berjalan menjadi $18 miliar. Pada tahun-tahun berikutnya, pendapatan diperkirakan akan meningkat menjadi $32 miliar, $73 miliar, $114 miliar, dan $144 miliar.
Pertumbuhan AIÂ
Sebagian besar kontrak baru Oracle berasal dari kesepakatan OpenAI untuk membeli daya komputasi senilai sekitar $300 miliar selama sekitar lima tahun, menurut laporan Wall Street Journal hari Rabu yang mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Publikasi tersebut menggambarkan kontrak Oracle dengan OpenAI sebagai "perjudian berisiko" bagi kedua perusahaan yang kemungkinan mengharuskan Oracle mengambil utang tambahan untuk membiayai chip AI.
Kontrak tersebut juga akan menghubungkan masa depan Oracle dengan nasib satu perusahaan, kata Jurnal.
Dalam panggilan konferensi hari Selasa, Ellison menjelaskan bahwa perusahaannya berada dalam posisi yang tepat untuk menjadi kekuatan dominan dalam "inferensi AI", di mana teknologi ini akan mengarah pada tingkat otomatisasi yang lebih mendalam yang memengaruhi segala hal mulai dari penilaian hasil laboratorium medis hingga memasang taruhan di pasar keuangan.
"AI akan secara otomatis menulis program komputer yang kemudian akan mengotomatiskan proses penjualan, proses hukum, dan segala hal lainnya di pabrik Anda, dan sebagainya," kata Ellison, yang menekankan daya tarik penerapan kemampuan AI baru bagi bisnis lama Oracle seputar pengelolaan data perusahaan yang aman dan berpemilik.
Ellison membangun kekayaannya melalui Oracle, yang didirikannya pada tahun 1977 sebagai penyedia server data untuk CIA, antara lain.
Pada awalnya, perusahaan ini bersaing dengan Microsoft, IBM, dan Sun Microsystems untuk menyediakan infrastruktur data bagi ekonomi digital yang sedang berkembang.
Ellison, yang pernah beradu argumen secara terbuka dengan Bill Gates dan sejumlah pemimpin teknologi lainnya pada tahun-tahun sebelumnya, juga dikenal karena investasi besarnya dalam bidang pelayaran profesional, dengan tim Oracle-nya yang memenangi Piala Amerika pada tahun 2010 dan 2013.
Pada tahun 2009, Ellison menjadi pemilik Indian Wells Tennis Garden dan BNP Paribas Open, dekat Palm Springs, California, yang terkadang disebut sebagai "Grand Slam kelima" tidak resmi dalam tenis.
Saham Oracle ditutup naik 36 persen pada $328,33, yang berarti nilai pasar sekitar $922 miliar.
- Elon Musk
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Bursa Bersiap, OJK Pertimbangkan Restu Free Float 15 Persen
-
Chelsea Tak Tertarik Rekrut Vinicius Junior, Fokus pada Kebutuhan Lebih Mendesak
-
Kenaikan Harga Plastik, Ganggu Pasokan Bahan Baku Mulai Tekan Industri di Tanah Air
-
Pasangan Baru Tiwi/Fadia Juara di Thailand Masters 2026
-
Elon Musk Ungkap Rencana Kolaborasi Tesla dan SpaceX Bikin Chip
-
Bakom RI: Penyelenggaraan 38 Acara Daerah Putar Ekonomi Rp86 Miliar
-
PSG Dihantui Cedera Vitinha Jelang Semifinal Liga Champions
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.