Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Morowali Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Tiap Kecamatan

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Morowali Siapkan Mesin Pengolah Sampah di Tiap Kecamatan Doc: Pemda Morowali
Ket. Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf meninjau perakitan mesin di kawasan PT Qarim Group Investama, Kecamatan Moramo Utara, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

MOROWALI - Pemerintah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) menyiapkan mesin pengolah sampah sebagai langkah sistemik untuk mengatasi persoalan sampah di setiap kecamatan di daerah ini.

Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf di Morowali, Kamis (11/9), mengatakan mesin pengolah sampah tersebut masih dalam tahap perakitan dengan progres 70–80 persen.

“Insya Allah dalam 10 hari ke depan semua sudah terpasang. Tinggal pemilahnya saja yang diselesaikan, maka mesin ini bisa tuntas,” katanya.

Ia menjelaskan sejumlah komponen utama, seperti conveyor, roller, pisau, hingga box dinamo telah terpasang, dan tim teknis sedang menyelesaikan bagian filter untuk memisahkan sampah plastik dan sampah basah.

Iksan meninjau secara langsung perakitan di kawasan PT Qarim Group Investama, Kecamatan Moramo Utara, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ia menyebut mesin yang dirancang secara lokal itu diperkirakan mampu mengolah 2 hingga 3 ton sampah per jam. Sementara itu, untuk tahap awal, empat unit mesin akan dipasang di empat titik.

"Kapasitas tersebut merupakan hasil modifikasi setelah dilakukan kajian dan perbandingan dengan mesin serupa di Kabupaten Banyumas," ujarnya.

Menurut Iksan, setelah tahap perakitan selesai, blue print mesin akan disusun dan diserahkan ke tim teknis agar bisa diproduksi lebih banyak sesuai permintaan kecamatan lain di Morowali.

Oleh karena itu, ia mengharapkan dengan kehadiran mesin ini mampu menjadi solusi nyata atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di daerah tersebut.

“Kita ingin penanganan sampah di Morowali ini tuntas. Jadi, setelah blue print jadi, teknisi bisa membuat sesuai kebutuhan di tiap kecamatan,” ujarnya.

Ia menegaskan inovasi lokal menjadi kunci agar teknologi yang digunakan lebih efektif dan sesuai dengan kondisi lapangan.

“Anak bangsa harus berinovasi. Jangan hanya meniru persis dari daerah lain, tapi harus ada pengembangan sesuai kebutuhan daerah kita,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan adanya mesin pengolah sampah ini, pihaknya optimistis penanganan sampah di tiap kecamatan akan lebih efektif, sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.