Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS dan India Kembali Bernegosiasi Atasi Hambatan Perdagangan

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
AS dan India Kembali Bernegosiasi Atasi Hambatan Perdagangan Doc: Elijah Nouvelage and Tiziana FABI/AFP
Ket. Presiden AS, Donald Trump dan PM India, Narendra Modi.

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Selasa (9/9), mengatakan bahwa para negosiator AS dan India kembali melanjutkan negosiasi untuk mengatasi hambatan perdagangan antara kedua negara.

“Dengan bangga saya umumkan bahwa India, dan AS, melanjutkan negosiasi untuk mengatasi hambatan perdagangan antara kedua negara kita,” tulis Trump di platform media sosial AS miliknya, Truth Social.

Dia menyatakan keyakinannya tentang diskusi mendatang dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

“Saya berharap dapat berbicara dengan sahabat baik saya, Perdana Menteri Modi, dalam beberapa pekan mendatang. Saya yakin tidak akan ada kesulitan dalam mencapai kesepakatan yang sukses bagi kedua Negara Besar kita,” kata Trump.

Pernyataannya tersebut muncul di tengah ketegangan yang signifikan dalam hubungan perdagangan AS-India yang berpusat pada tarif tinggi yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump.

Konflik meningkat pada Agustus ketika AS pertama kali mengenakan tarif 25 persen untuk impor dari India, kemudian meningkat menjadi 50 persen sebagai tanggapan atas impor minyak Russia yang terus dilakukan oleh India.

Mitra Alami

Menanggapi unggahan Trump, Modi, yang menggambarkan India dan AS sebagai “sahabat dekat dan mitra alami.

Modu pun mengatakan bahwa dia yakin negosiasi perdagangan kedua negara akan membuka jalan untuk membuka potensi tak terbatas dari kemitraan India-AS.

“Tim kami sedang berupaya untuk menyelesaikan diskusi ini sesegera mungkin. Saya juga berharap dapat berbicara dengan Presiden Trump. Kita akan bekerja sama untuk mengamankan masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi kedua rakyat kita,” kata Modi dalam sebuah unggahan di X, Rabu dini hari.

India sebelumnya menyebut biaya tambahan AS tersebut tidak adil, tidak dapat dibenarkan, dan tidak masuk akal.

Trump pada Jumat lalu mengatakan India dan AS memiliki “hubungan istimewa” dan “Saya akan selalu berteman dengan Modi,” kata Trump.

Modi pun menyambut baik sentimen Trump dengan mengatakan bahwa dia menghargai dan sepenuhnya membalas sentimen dan penilaian positif Presiden Trump terhadap hubungan mereka.

Beban Berat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.