Art Jakarta 2025 Hadirkan 75 Galeri dari 16 Negara di JIExpo Kemayoran

Rabu, 10 Sep 2025, 18:17 WIB

JAKARTA – Art Jakarta 2025 kembali digelar dengan skala internasional dan siap memanjakan pecinta seni dari berbagai penjuru dunia. Pameran seni rupa terbesar di Indonesia ini akan berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 3–5 Oktober 2025, menempati area seluas 15 ribu meter persegi yang mencakup tiga hall utama.

Direktur Artistik Art Jakarta, Enin Supriyanto, menuturkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan dari tahun ke tahun.

Ket. Foto: — Sumber: Art Jakarta

“Sejak 2023, kami memutuskan untuk menggelarnya di JIExpo dan memasuki tahun ketiga memanfaatkan ruang 15 ribu meter persegi di B3, C3, dan C1,” ujarnya dalam media gathering di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/9).

Tahun ini, pameran akan menghadirkan 75 galeri seni dari 16 negara, termasuk A+ Works of Art (Kuala Lumpur), AAAC Gallery (Singapura), Art Front Gallery (Tokyo), hingga Art WeMe Contemporary (Kuala Lumpur/Jakarta). Dari dalam negeri, partisipasi datang dari sejumlah galeri ternama seperti ara contemporary, Glitch, Gudang Gambar, hingga Jagad Gallery.

Enin menjelaskan bahwa komposisi peserta dengan porsi 50 persen galeri Indonesia dan 50 persen galeri mancanegara menjadi formula yang ideal.

“Kami selalu mengejar antara 50:50, kita bisa memberikan tempat bagi galeri Indonesia dan juga memberikan ruang bagi negara lain. Gimana pun Art Jakarta berniat jadi salah satu pemain di pasar seni rupa internasional, walaupun kawasannya terbatas di Asia Tenggara dan Asia Pasifik,” jelasnya.

Selain menampilkan karya galeri besar, Art Jakarta 2025 juga memberi ruang luas bagi komunitas seni rupa Indonesia. Program khusus bernama Art Jakarta Scene menghadirkan 36 kolektif seniman, institusi pendidikan, desainer, serta rintisan yang menjadi bagian penting dalam ekosistem seni nasional.

“Kami gak mungkin bisa bergerak tanpa institusi seni dan rupa yang lain, salah satu bentuk atau platform dalam Art Jakarta yang sengaja disediakan untuk teman-teman kelompok seniman atau institusi pendidikan, rintisan, jenama, dan teman-teman desainer,” kata Enin.

Tak hanya itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan AJ Spot, instalasi karya seni berukuran besar yang ditempatkan di 6 hingga 9 titik utama area pameran. Kehadiran karya-karya tersebut akan memperkuat pengalaman visual sekaligus menciptakan interaksi langsung antara seni dan ruang publik.

Untuk area khusus, VIP Lounge Art Jakarta 2025 kembali menghadirkan kolaborasi bersama Julius Baer sebagai partner utama. Tahun ini, lounge tersebut menghadirkan karya Eddie Hara, perupa asal Indonesia yang bermukim di Brussel, setelah sebelumnya menampilkan karya maestro Sunaryo.

Dengan ribuan karya seni dari dalam dan luar negeri, Art Jakarta 2025 diproyeksikan menjadi magnet utama industri seni rupa di Asia Tenggara. Pameran ini bukan hanya ajang transaksi seni, tetapi juga ruang dialog budaya, jejaring internasional, dan perayaan imajinasi lintas generasi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.