Nottingham Forest Pecat Pelatih Nuno Espirito Santo

Selasa, 09 Sep 2025, 08:45 WIB

LONDON, INGGRIS – Nottingham Forest resmi memecat pelatih kepala Nuno Espirito Santo pada hari Selasa (9/9) dini hari waktu setempat, mengakhiri kebersamaannya yang berlangsung selama 21 bulan di City Ground.

“Klub mengucapkan terima kasih kepada Nuno atas kontribusinya dalam periode yang sangat sukses,” tulis pernyataan resmi Forest yang dirilis beberapa saat lewat tengah malam.

Ket. Foto: Nuno Espirito Santo — Sumber: AFP

Nuno tercatat sebagai pelatih pertama Liga Inggris musim ini yang kehilangan jabatan. Keputusan itu datang hanya dua pekan setelah ia mengakui hubungannya dengan pemilik klub Evangelos Marinakis mulai memburuk.

Pelatih asal Portugal berusia 51 tahun tersebut ditunjuk pada bulan Desember 2023 menggantikan Steve Cooper. Di musim pertamanya, ia berhasil menyelamatkan Forest dari degradasi. Musim lalu, ia membawa tim finis di peringkat ketujuh klasemen, capaian terbaik sejak musim 1994-95.

Posisi tersebut sekaligus menghadirkan tiket Eropa pertama bagi Forest dalam 30 tahun. Mereka akhirnya mendapatkan jatah Liga Europa menggantikan slot Liga Konferensi, menyusul sanksi UEFA terhadap Crystal Palace terkait kepemilikan multi-klub.

“Sebagai sosok yang berperan penting dalam keberhasilan musim 2024-25, Nuno akan selalu memiliki tempat spesial dalam sejarah perjalanan kami,” tambah pernyataan klub.

Namun, musim ini Forest membuka liga dengan inkonsistensi. Dari tiga laga, mereka baru menempati posisi ke-10 klasemen, dengan kekalahan telak 0-3 dari West Ham menjadi laga terakhir Nuno.

Media Inggris melaporkan Forest bergerak cepat mencari pengganti. Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, disebut masuk dalam radar calon pelatih baru.

Ketegangan antara Nuno dan manajemen klub semakin terlihat sejak akhir musim lalu. Ia dikabarkan kurang puas dengan aktivitas transfer pemain, terutama setelah kedatangan direktur olahraga baru, Edu, yang mengambil peran lebih dominan dalam perekrutan.

“Saya selalu memiliki hubungan baik dengan pemilik klub. Musim lalu kami sangat dekat dan berbicara setiap hari. Musim ini tidak lagi demikian,” kata Nuno pekan lalu. “Semua pihak di klub seharusnya bersatu, tapi kenyataannya tidak seperti itu.”

Meski begitu, ia sempat menepis rumor pemecatan dengan menyebut sudah berbicara langsung lewat telepon dengan Marinakis. “Hal-hal seperti ini harus dilakukan pada momen yang tepat... kami punya jeda internasional, dan saya pikir itu saat yang pas,” ujar Nuno saat itu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.