Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gaikindo Dorong Pabrikan EV Sambut Peluang Emas Ekspor ke Chile

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 17:47 WIB | Oleh:
Gaikindo Dorong Pabrikan EV Sambut Peluang Emas Ekspor ke Chile Doc: ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Ket. Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chile Claudia Sanhueza (kiri) dan Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Jerry Sambuaga dalam peluncuran Perundingan Investasi Indonesia Chile - Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA).

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendorong pabrikan otomotif untuk segera menyambut positif langkah Pemerintah Chile yang membuka peluang impor mobil listrik dari Indonesia melalui Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chile atau Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA).

Dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa (9/9), Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menyatakan bahwa Indonesia memiliki kesiapan dari sisi produksi kendaraan listrik. 

“Ini kesempatan yang bagus, di Indonesia banyak pabrikan yang bisa membuat (mobil listrik), ada Wuling, DFSK, MG, Cherry, dan lainnya. Produknya ada,” kata dia.

Kukuh menambahkan, meskipun Chile menganut sistem kemudi kiri, hal ini bukan menjadi hambatan besar karena konversi bisa dilakukan oleh para produsen.

Gaikindo menilai peluang ekspor ini sebagai kesempatan emas yang patut dimanfaatkan oleh pabrikan otomotif nasional.

“Positif, kita harus ambil, harus dimanfaatkan, ketika ada yang berminat, dan kita punya barangnya, kenapa tidak?” ungkapnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa ekspor mobil bukanlah sekadar transaksi jual beli barang putus. Diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung seperti jaringan diler dan layanan purnajual (after sales service) di Chile.

“Berjualan mobil itu tidak sesederhana, oh ada yang mau beli, terus kita kirim. Harus ada purnajualnya juga, itu harus disiapkan di sana, tidak beli putus,” jelas Kukuh, mendorong para produsen otomotif di Indonesia untuk segera merespons peluang ini.

Dengan adanya perjanjian IC-CEPA, tarif perdagangan yang lebih kompetitif dapat menjadi dorongan kuat bagi produsen untuk memperluas pasar ekspor.

“Ini kesempatan untuk memperluas jaringan. Konfidensinya di dalam negeri sudah oke, sekarang ekspor juga harus oke,” imbuh Kukuh.

Diketahui, Pemerintah Chile membuka peluang impor mobil listrik dari Indonesia dengan memanfaatkan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Chile (Indonesia-Chile CEPA/IC CEPA).

Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chile Claudia Sanhueza mengatakan bahwa Indonesia memiliki keunggulan dibandingkan dengan negara lain lantaran memiliki kemitraan ekonomi, sehingga produk tersebut dapat masuk ke Chile tanpa dikenakan tarif impor atau nol persen.

Claudia menjelaskan Chile membutuhkan mobil listrik dalam jumlah yang sangat besar. Sementara harga kendaraan listrik di negara tersebut masih cukup mahal. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.