Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNN Mantapkan Langkah Berantas Narkoba lewat Pendekatan Kemanusiaan

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 23:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNN Mantapkan Langkah Berantas Narkoba lewat Pendekatan Kemanusiaan Doc: ANTARA
Ket. Kepala BNN Irjen Pol Suyudi Ario Seto memberikan keterangan kepada media usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) memantapkan langkah pemberantasan narkoba melalui pendekatan kemanusiaan dengan dukungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR di Jakarta, Kamis (4/9).

“Kami akan berkomitmen penuh untuk memberantas narkoba tanpa kompromi dengan pendekatan kemanusiaan demi mewujudkan Indonesia Bersinar dengan semangat war on drugs for humanity,” kata Kepala BNN, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Suyudi Ario Seto, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (09/9).

Dengan demikian, BNN tidak hanya akan mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga memperhatikan aspek rehabilitasi, mengingat tingginya angka penyalahguna narkoba di Indonesia, seperti yang ditekankan oleh DPR.

Irjen Pol Suyudi menegaskan komitmen BNN untuk memperkuat upaya rehabilitasi yang lebih menyeluruh, yakni melalui pasca-rehabilitasi dimana para mantan penyalahguna tidak hanya dipulihkan, tetapi juga dibekali keterampilan, bahkan disalurkan ke dunia usaha agar bisa kembali produktif.

Kepala BNN yang didampingi Sekretaris Utama dan sejumlah pejabat eselon I di lingkungan BNN, dalam rapat tersebut memaparkan usulan anggaran BNN untuk tahun 2026 yang berfokus pada penguatan operasional lapangan dan belanja pegawai.

“Saya selaku Kepala BNN mengucapkan terima kasih kepada Komisi III DPR atas dukungannya terkait anggaran yang dipenuhi dalam rangka penguatan rehabilitasi, penindakan hukum, dan pengawasan wilayah perbatasan,” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala BNN menegaskan arah kebijakan BNN ke depan mencakup inovasi pencegahan yang masif melalui pendekatan digital dan komunitas.

Dalam pengarahan kepada jajaran pejabat tinggi BNN di Jakarta, Selasa (26/8), Suyudi mengatakan berbagai tantangan serius, mulai dari penyalahgunaan narkoba yang menyasar anak-anak sekolah dasar hingga modus peredaran narkotika yang kian beragam.

"Angka penyalahgunaan narkotika mencapai 3,3 juta jiwa pada tahun 2023, serta ratusan ribu narapidana kasus narkotika ada di lembaga pemasyarakatan dengan kondisi pengawasan yang belum maksimal," ujar Suyudi, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/8).

Selain inovasi pencegahan, ia menekankan pemberantasan yang tegas dan berkeadilan melibatkan penegakan hukum profesional serta rehabilitasi yang humanis dan inklusif guna mendorong reintegrasi sosial turut menjadi arah kebijakan serta nilai utama yang akan dipegang BNN dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika (P4GN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Dili Umumkan Masa Berkabung...
Nasional
Pemadaman Listrik Berulang ...
Luar Negeri
Tiongkok Uji Terbang AWACS ...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.