Olimpiade LA 2028 Menjadi Prioritas Tim Panjat Tebing Indonesia
Sabtu, 06 Sep 2025, 23:05 WIBJakarta - Pelatih tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir mengatakan Olimpiade Los Angeles (LA) 2028, di Amerika Serikat (AS) masih menjadi prioritas dan bagian dari langkah pembangunan cabang olahraga tersebut ke depan.
Dia menjelaskan, tim panjat tebing Indonesia telah menyiapkan peta jalan (road map) pengembangan prestasi selama lima tahun ke depan dengan target yang terukur, mulai dari pembinaan atlet usia dini, hingga pencapaian di level internasional.
"Target utama kami dalam lima tahun ke depan adalah menyiapkan atlet yang mampu bersaing untuk Olimpiade dan Kejuaraan Dunia, serta memastikan keberlanjutan regenerasi atlet dari level akar rumput (grassroot,)," kata Hendra saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan, peta jalan tersebut menjadi landasan untuk menjaga konsistensi prestasi, sekaligus memperluas basis pembinaan di daerah.
Menurut dia, salah satu fokus utama adalah memperkuat pembinaan usia dini melalui kompetisi berjenjang, mulai dari sekolah, klub lokal, hingga kejuaraan nasional.
Hal itu dilakukan agar Indonesia memiliki stok atlet yang siap naik ke jenjang internasional.
Untuk itu, keikutsertaan dalam kancah internasional menjelang Olimpiade juga terus dilakukan. Meski begitu, para atlet tidak diberi beban berlebih dalam tahun 2025, karena baru melewati tahun yang berat dan ketat selama 2024.
"Pembinaan akar rumput sangat penting, dari situ lahir bibit unggul yang akan ditempa dalam program nasional, tanpa fondasi itu, prestasi hanya akan sesaat," ujar dia.
Hendra menambahkan, dalam jangka menengah, tim panjat tebing Indonesia juga menargetkan peningkatan prestasi di SEA Games dan Asian Games.
Selain aspek prestasi, peta jalan juga mencakup peningkatan kapasitas pelatih, sport science, serta pemanfaatan teknologi dalam proses latihan.
"Kami akan memanfaatkan data analitik untuk memantau perkembangan atlet, agar program latihan lebih terukur," kata pelatih yang mendampingi Veddriq Leonardo meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dalam nomorspeed itu.
Pemantauan atlet dari sejumlah kejuaraan nasional maupun daerah juga terus dilakukan. Hal itu sebagai bagian dari membangun regenerasi atlet panjat tebing, baik di nomor speed, lead, dan boulder.
Sementara itu, saat ini Indonesia dikenal sebagai salah satu negara terkuat di nomor speed, dengan sejumlah atlet andalan di antaranya Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, dan Raharjati Nursamsa.
Sedangkan di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiahn Sallsabillah juga telah diperhitungkan dalam setiap International Federation of Sport Climbing (IFSC) Climbing World Cup.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Selat Hormuz Masih Lumpuh, Kuwait Pangkas Produksi Minyak
-
Padi Abadi, Terobosan Genetik untuk Jawab Tantangan Pangan dan Kerusakan Lahan
-
Demi Citra Kota Bandung, Wali Kota Farhan Tertibkan Gelandangan dari Ruang Publik
-
Menuju Olimpiade Los Angeles 2028, FPTI Fokus Pembinaan Atlet Muda
-
Pemkab Jembrana Komitmen Lunasi Utang RSU Negara Rp33 Miliar
-
Pengenalan Panjat Tebing Sejak Usia Dini oleh FPTI Kotawaringin Timur Kalteng
-
Desak Made Pimpin Hasil Kualifikasi Nomor Speed Asian Beach Games 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.