Selat Hormuz Masih Lumpuh, Kuwait Pangkas Produksi Minyak

Rabu, 25 Mar 2026, 16:22 WIB

ISTANBUL - Kuwait Petroleum Corporation pada Selasa (24/3) mengatakan bahwa mereka telah mengurangi produksi minyak mentah menyusul gangguan pengiriman di Selat Hormuz.

"Kami terpaksa memangkas produksi karena ketidakamanan rute pelayaran di jalur perairan strategis tersebut, situasi ini merupakan eskalasi serius yang mengancam stabilitas pasar energi global," menurut pernyataan perusahaan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Perusahaan juga memastikan bahwa produksi dapat dilanjutkan “dengan relatif cepat” jika perang Iran berakhir dan dapat mencapai produksi penuh dalam waktu 3-4 bulan, namun tidak mengungkapkan tingkat produksi baru.

Pada 10 Maret, Kuwait memangkas produksi minyaknya menjadi sekitar 500.000 barel per hari, turun tajam dari lebih dari 3 juta barel per hari sebelum pecahnya perang AS-Iran.

Menyusul serangan AS dan Israel terhadap Iran, Selat Hormuz mengalami gangguan pelayaran sejak awal Maret. Jalur tersebut telah menjadi pelayaran strategis bagi sekitar 20 juta barel minyak setiap hari, dan gangguan yang terjadi telah meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global melonjak tinggi.

Eskalasi regional terus berkobar sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS, sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sekaligus mengganggu pasar dan penerbangan global. Ant/Anadolu

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.