Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat Halangi Produsen Cip Utama Dunia Berproduksi di Tiongkok

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 01:15 WIB | Oleh:
Amerika Serikat Halangi Produsen Cip Utama Dunia Berproduksi di Tiongkok Doc: AFP/I-HWA CHENG
Ket. Sampel cip semikonduktor buatan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) dipamerkan di konferensi dan pameran Cybersec 2025 di Taipei pada beberapa waktu lalu.

NANJING - Amerika Serikat (AS) pada Rabu (3/9), dilaporkan mencabut ekspor yang selama ini mengizinkan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) untuk mengirimkan peralatan dan teknologi pembuatan chip canggih ke pabriknya di Nanjing, Tiongkok. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Washington yang terus meningkat untuk membatasi kemajuan sektor semikonduktor Beijing.

TSMC pada Rabu mengonfirmasi kepada CNBC, perubahan kebijakan ini akan menghapus hak istimewa ekspor jalur cepat yang dikenal sebagai status pengguna akhir tervalidasi (validated end user/VEU). Kebijakan ini akan berlaku efektif pada 31 Desember.

Pembuat cip kontrak terbesar di dunia telah menerima pengecualian segera setelah Departemen Perdagangan AS meluncurkan pembatasan awal terhadap penjualan peralatan pembuatan cip asal AS pada tahun 2022.

Berdasarkan kebijakan baru, pengiriman peralatan pembuatan cip asal Amerika ke fasilitas manufaktur TSMC di Nanjing, Cina, akan memerlukan lisensi ekspor AS.

“Sementara kami mengevaluasi situasi dan mengambil langkah-langkah yang tepat, termasuk berkomunikasi dengan pemerintah AS, kami tetap berkomitmen penuh untuk memastikan kelancaran operasional TSMC Nanjing,” ujar perusahaan tersebut.

Produsen cip memori Korea SelatanSK Hynix dan Samsung juga dicabut hak istimewa VEU mereka pada hari Jumat, menurut pernyataan di Federal Register . Kedua perusahaan tersebut mengoperasikan fasilitas cip memori yang berbasis di Tiongkok.

Pada saat yang sama, Biro Industri dan Keamanan Departemen Perdagangan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menutup “celah era Biden” VEU untuk semua produsen semikonduktor asing.

Ditambahkannya, pihaknya bermaksud memberikan permohonan lisensi ekspor untuk memungkinkan mantan peserta VEU mengoperasikan fasilitas manufaktur mereka yang ada di Tiongkok, tetapi tidak untuk memperluas kapasitas atau meningkatkan teknologi di Tiongkok.

Wakil Menteri Perdagangan untuk Industri dan Keamanan, Jeffrey Kessler menyatakan bahwa pemerintahan Trump “berkomitmen untuk menutup celah-celah pengendalian ekspor — terutama yang merugikan perusahaan-perusahaan AS dalam persaingan. Keputusan hari ini merupakan langkah penting untuk memenuhi komitmen ini.”

Menurut Brady Wang, direktur asosiasi di Counterpoint Research, perubahan kebijakan tersebut “mencerminkan dorongan Washington yang lebih luas untuk memperketat kendali atas peralatan semikonduktor dan ekspor teknologi ke Tiongkok, memperkuat kekuatan AS atas produksi cip di Tiongkok,” ujarnya.

TSMC mengoperasikan dua lokasi manufaktur di Tiongkok, satu di Shanghai dan satu di Nanjing, dengan fasilitas yang terakhir lebih canggih. Untuk mendukung pabrik fabrikasinya, perusahaan menggunakan perangkat keras dari beberapa pemasok peralatan cip AS, termasuk Applied Materials danKLA Corp.

Namun, menurut Wang, karena pabrik TSMC di Nanjing menyumbang kurang dari 3 persen dari total pendapatan TSMC dan mewakili porsi kecil dari kapasitas globalnya, dampak finansial terhadap perusahaan “seharusnya kecil.”

Tindakan Keras

Pembalikan VEU baru-baru ini mungkin mengejutkan sebagian orang, karena hal ini terjadi setelah pengumuman pemerintahan Trump yang akan melonggarkan kontrol ekspor sejumlah cip kecerdasan buatan Amerika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.