Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya: Ada Beasiswa Kesehatan Rp22,1 Miliar 2025

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 13:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya: Ada Beasiswa Kesehatan Rp22,1 Miliar 2025 Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Ayub Matuan, saat diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena.

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut ada beasiswa pendidikan kesehatan Rp22,1 miliar pada tahun 2025 yang saat ini masih dirinci penggunaannya untuk pendidikan kedokteran hingga bidan.

Sesuai perundang-undangan saat ini penanggung jawab beasiswa pendidikan kesehatan telah dialihkan dari Dinas Pendidikan ke Dinas Kesehatan mulai tahun 2025.

Kepala bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Jayawijaya, Ayub Matuan, di Wamena, Rabu (03/9), mengatakan pihaknya saat ini menangani beasiswa pendidikan kesehatan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan kedokteran, keperawatan, gizi, kesehatan lingkungan, dan bidan.

“Besaran beasiswa pendidikan kesehatan tahun ini Rp22,1 miliar, nilainya menurun karena adanya efisiensi anggaran. Awalnya di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) induk beasiswa pendidikan kesehatan Rp40 miliar, kemudian terjadi pergeseran berubah menjadi Rp36 miliar dan terjadi perubahan DPA induk akhirnya menurun hingga Rp22,1 miliar,” katanya.

Menurut dia, saat ini penyaluran beasiswa pendidikan kesehatan belum dilakukan karena anggaran yang diterima pihaknya belum melakukan perincian.

“Anggaran beasiswa pendidikan kesehatan yang diterima Rp22,1 miliar itu masih utuh dan belum dirinci setiap perguruan tinggi, setiap jurusan sehingga terjadi keterlambatan,” ujarnya.

Pihaknya saat ini sedang memproses atau merinci, seperti beasiswa mandiri, beasiswa perjanjian kerja sama dengan perguruan tinggi dimana mahasiswa menempuh studi, dan jurusan apa yang diambil.

“Kami sadari hal itulah yang menjadi keterlambatan hingga sekarang. Bulan ini kemungkinan besar anggaran sudah bisa digeser sesuai petunjuk dari DPRK Jayawijaya,” katanya.

Pihaknya telah menyurati perguruan tinggi yang mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya menempuh pendidikan kesehatan supaya tidak mengganggu aktivitas perkuliahan karena terjadinya keterlambatan pembayaran iuran semester, biaya koas, dan lain-lain.

“Kami berharap aktivitas perkuliahan dan koas bagi mahasiswa kedokteran tetap berjalan karena pelunasan biaya itu tetap dilakukan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Hal ini menyusul adanya keterlambatan pembayaran iuran perkuliahan dan koas bagi 20 mahasiswa kedokteran jalur mandiri yang sementara berkuliah di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, sehingga Dinas Pendidikan dipanggil oleh Komisi C DPRK Jayawijaya terkait keterlambatan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.