Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gaza Hancur Lebur, Lebih dari 660.000 Anak Kehilangan Kesempatan Sekolah

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Gaza Hancur Lebur, Lebih dari 660.000 Anak Kehilangan Kesempatan Sekolah Doc: AFP/VATICAN NEWS
Ket. Para perempuan Palestina membuat roti tak beragi bagi keluarga-keluarga pengungsi di sekolah yang dikelola PBB di Rafah, di Jalur Gaza selatan.

JENEWA - Lebih dari 660.000 anak di Jalur Gaza kehilangan kesempatan bersekolah lantaran hampir semua infrastruktur telah hancur akibat serangan Israel, kata kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), ujar Philippe Lazzarini, Senin (1/9).

"Gaza hancur lebur. Begitu juga sistem pendidikannya. Pasukan Israel telah menghancurkan atau merusak sebagian besar sekolah dan fasilitas pendidikan di Gaza. Hari ini, alih-alih kembali ke sekolah, seperti kebanyakan anak-anak di seluruh dunia, sekitar 660.000 anak perempuan dan laki-laki di Gaza akan berjuang di antara puing-puing, putus asa, lapar, trauma dan sebagian besar berduka," katanya di X.

Lazzarini kembali menyerukan gencatan senjata di wilayah tersebut, mengatakan bahwa itu adalah satu-satunya cara "untuk menghentikan bencana kelaparan dan 'Scholasticid' yang melanda anak-anak Gaza."

Pada Agustus UNRWA, yang mengutip Program Aplikasi Satelit PBB (UNOSAT), mengatakan bahwa 97 persen bangunan sekolah di Gaza rusak. Hampir 92 persen bangunan, yakni 518 dari 564 bangunan, membutuhkan rekonstruksi total atau perbaikan besar-besaran agar dapat kembali berfungsi.

Sejak 7 Oktober 2023 total 432 bangunan sekolah digempur, menurut laporan tersebut.

Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza memburuk setelah Zionis Israel menolak bekerja sama dengan UNRWA, yang selama puluhan tahun bertanggung jawab atas penyediaan bantuan bagi warga Palestina.

Ratusan pusat penyaluran bantuan UNRWA ditutup dan digantikan dengan empat pusat distribusi yang dikelola Dana Kemanusiaan Gaza yang didukung AS dan Israel.

Hingga kini, pasukan Israel masih kerap menembaki warga Palestina yang sedang mengantre bantuan kemanusiaan. Ant/Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.