Berpotensi Koreksi Lanjutan, Selasa 2 September 2025
Selasa, 02 Sep 2025, 08:30 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berÂpotensi melanjutkan koreksinya, hari ini (2/9). Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG diperkirakan berÂasal dari internal, terutama dinamika politik di dalam neÂgeri.Â
Tim riset MNC Sekuritas dalam laman resminya, Senin (1/9), memproyeksiÂkan IHSG masih rawan untuk terkoreksi kembali di rentang 7.233-7.534.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9) sore, ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 di tengah data-data ekonomi domestik yang tercatat solid periode Agustus 2025. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,42 poin atau 1,06 persen ke posisi 788,70.
âIHSG mengalami tekanan, efek dari situasi dan konÂdisi dalam negeri yang tidak kondusif, dan dikhawatirkan akan ada demonstrasi lanjutan pasca gelombang demonÂstrasi yang menyuarakan ketidakpuasan terhadap tunjaÂngan dan sikap elite politik atau anggota parlemen,â sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Dari dalam negeri, pelaku pasar berharap pernyataan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat meminiÂmalisir panasnya kondisi sosial dan politik di dalam negeri.
Awal pekan ini, rilis data-data ekonomi memberikan gambaran bahwa kondisi ekonomi dalam negeri masih bertumbuh dan solid. Indeks PMI Manufaktur Indonesia berada di level 51,5 pada Agustus 2025 atau naik dari seÂbelumnya 49,2 pada Juli 2025, yang menunjukkan adanya ekspansi dalam aktivitas manufaktur seiring meningkatnya volume pesanan baru.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran
-
Regulasi Baru Guncang Peta Persaingan F1
-
Pemeriksaan Fadia Arafiq di KPK
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.