Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jawa Tengah Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal

📅 Senin, 01 Sep 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jawa Tengah Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran forkompinda dan tokoh lintas agama.

Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan bahwa tidak ada pelayanan publik di seluruh wilayah di provinsi tersebut yang terganggu pascakericuhan yang terjadi di sejumlah daerah.

"Tidak ada namanya pelayanan publik di wilayah Jawa Tengah yang terganggu. Saya jamin," katanya, usai kegiatan "Doa Bersama untuk Bangsa, Jaga Jateng - Jaga Indonesia", di Wisma Perdamaian, Semarang, Minggu (31/8) malam.

Ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan jajaran bupati/wali kota dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda) terkait situasi di masing-masing wilayah.

"Tadi siang kami (berkoordinasi, red.) dengan para bupati, wali kota, forkominda provinsi, forkominda kabupaten, tidak ada pelayanan publik yang terganggu. Semuanya berjalan normal," katanya.

Menurut dia, kondisi tersebut merupakan bentuk kontribusi masyarakat, beserta aparat keamanan dan pemerintah.

"Karena keamanan ini tidak hanya diciptakan dari unsur pemerintah, tetapi masyarakat lainnya juga harus ikut serta menjaga keamanan itu sendiri sehingga roda pemerintahan bisa berjalan," katanya.

Sebelumnya, kericuhan terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Jateng, seperti di Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kota Surakarta, dan Kota Semarang, 29-30 Agustus 2025.

Bahkan, massa sempat merusak dan membakar gedung fasilitas umum, dan fasilitas pelayanan publik, seperti Gedung DPRD Kota Pekalongan, beserta kendaraan, baik mobil maupun motor.

Turut hadir dalam doa bersama, antara lain Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Sekretaris Daerah Jateng Sumarno, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ahmad Darodji, dan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin.

Pada doa bersama itu, masing-masing perwakilan pemuka agama memanjatkan doa secara bergantian, ditutup dengan deklarasi damai oleh pemuda lintas agama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.