Lebak Klaim Surplus Beras 14 Bulan, Benarkah Pasokan Nasional Aman?
📅 Minggu, 31 Agu 2025, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis"Kami mengapresiasi ketersediaan pangan itu surplus hingga 14 bulan kedepan," katanya.
Menurut dia, pihaknya mengintruksikan Petugas Penyuluh Lapang (PPL), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Koptan) bagi petani yang sudah panen agar kembali melakukan percepatan tanam guna mendukung program swasembada pangan nasional.
Sebab, pemerintah daerah menyalurkan bantuan benih unggul berkualitas varietas Inpari 32 kepada petani, karena produktivitas tinggi dan tahan terhadap serangan hama maupun organisme pengganggu tanaman (OPT).
"Kami minta petani dapat melaksanakan percepatan tanam," kata lelaki lulusan Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta itu pula.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Gabungan Kelompok Tani Sukabungah Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan, panen padi tahun ini relatif tinggi dengan rata-rata produktivitas 6 ton gabah kering per hektare dan menguntungkan ekonomi petani.
Saat ini, harga GKG ditampung pabrik penggilingan padi Rp 8.000 per kilogram.
"Jika harga GKG Rp8.000 per kilogram dengan menjual 5 ton maka menghasilkan ekonomi Rp40 juta per hektare. Pendapatan sebesar itu bersih meraup keuntungan Rp25 juta setelah dipotong biaya pengelolaan Rp 15 juta," kata Ruhiana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!