Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua DPR Puan Maharani Minta Maaf, Janji akan Evaluasi Kinerja DPR

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 11:47 WIB | Oleh:
Ketua DPR Puan Maharani Minta Maaf, Janji akan Evaluasi Kinerja DPR Doc: ANTARA
Ket. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani dan Gubernur Jakarta Pramono Anung, di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani meminta maaf dan akan mengevaluasi kinerja DPR, menyusul demo berhari-hari yang berakhir menewaskan seorang Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dilindas kendaraan taktikal polisi.

"Pertama-tama tentu saja atas nama anggota DPR dan pimpinan DPR, sekali lagi saya meminta maaf jika kami sebagai wakil rakyat belum bisa bekerja dengan baik secara sempurna," katanya usai ke rumah duka Affan Kurniawan bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung, di Jakarta, Sabtu (30/8).

Adapun demo di Jakarta berlangsung karena warga tidak suka pada sikap DPR serta tunjangan-tunjangan yang dinilai sangat besar. Pada Kamis (28/8), Affan meninggal karena pembubaran demo tersebut, dan videonya viral di berbagai platform media sosial.

Dia menyebutkan, pihaknya akan mengevaluasi, berbenah diri, dan mendengar aspirasi rakyat, juga bergotong-royong membangun bangsa secara lebih sehat dan lebih baik.

"Dan marilah kita bangun bangsa ini bersama-sama. Kita berdiskusi, kita dengarkan masukan-masukan dari hara tokoh bangsa, dari tokoh-tokoh dalam membangun bangsa ini," katanya.

Ketika ditanya awak media soal tunjangan rumah DPR, Puan mengatakan, sudah disampaikan bahwa itu hanya sampai ke Oktober.

Kemudian, ketika ditanya awak media tentang pembenahan cara berkomunikasi anggota DPR yang berisiko memicu amarah publik, dia menyebutkan agar semua harus menahan diri, saling menghormati dan menghargai, dan tidak saling menyakiti.

Namun dia tidak merespon ketika ditanya tentang anggota DPR yang diduga lari ke luar negeri.

Dalam kesempatan itu, dia menyebutkan bahwa dia akan membantu keluarga almarhum Affan Kurniawan agar dapat tetap bekerja, juga agar saudara-saudaranya bisa melanjutkan pendidikannya.

"Jadi saya juga menyampaikan kepada kedua orang tuanya, Insya Allah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya oleh Pak Gubernur," katanya.

Selain itu, dia akan menyediakan kendaraan bagi bapak dari almarhum Affan, karena dia juga bekerja sebagai pengemudi ojek online.

"Karena motor dari Almarhum rusak atau kendaraan belum ditemukan, saya juga menawarkan jika membutuhkan untuk ada kendaraan," katanya.

Dia juga meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

"Dan kami tentu saja akan mengawal ini sampai selesai. Dan jangan sampai insiden seperti ini terjadi kembali," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.