Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jermey si Anak Gajah Sumatera

📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 17:52 WIB | Oleh:
Jermey si Anak Gajah Sumatera Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Ket. Induk gajah Dita bersama anaknya yang baru lahir dan diberi nama Jermey

Bandarlampung -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberi nama anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang lahir di Pusat Pelatihan Gajah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kabupaten Lampung Timur, Jermey.

"Sebenarnya nama anak gajah ini sedang dipikirkan, tapi hari ini langsung diputuskan namanya Jermey," ujar Raja Juli Antoni di Lampung Timur, Sabtu.

Ia mengatakan pemberian nama anak gajah Sumatera yang lahir pada 15 Agustus 2025 lalu di Taman Nasional Way Kambas tersebut terinspirasi dari nama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey.

"Ini sebagai bentuk penghargaan atas adanya komitmen bersama antara Indonesia dengan Inggris dalam menjaga ekosistem dan melaksanakan program konservasi," katanya.

Dokter Hewan dan Koordinator Pusat Latihan Gajah (PLG) Taman Nasional Way Kambas Diah Esti Anggraini menambahkan, ukuran Jermey saat lahir  67,3 kilogram, dan setelah tiga hari lahir berat badannya sudah naik mencapai 68 kilogram.

"Terakhir pada pemeriksaan di 21 Agustus sudah mencapai 71 kilogram," ujar Diah Esti Anggraini.

Ia mengatakan berat badan bayi gajah Jermey mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan dalam waktu tiga hari tali pusat telah lepas dan dokter hewan bisa melakukan perawatan secara intensif.

"Saat ini kondisinya sehat, tapi memang masih membutuhkan banyak tidur sehingga kami batasi agar tidak bertemu pengunjung dahulu agar tidak terganggu kesehatannya," katanya.

Menurut dia, bayi gajah jantan tersebut dilahirkan oleh induk bernama Dita yang sebelumnya telah melahirkan dua anak gajah.

"Jermey ini adalah anak ketiga dan satu-satunya berjenis kelamin jantan. Sebelumnya Dita melahirkan anak pertama bernama Queen pada 2013, anak kedua Desti pada 2019, induk gajah ini memang salah satu induk yang produktif serta sangat pandai mengurus anak-anak gajah sehingga menghasilkan anak gajah yang sehat," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.