Uni Eropa Panggil Utusan Russia Pasca Serangan Besar-besaran ke Kyiv

Jumat, 29 Agu 2025, 09:50 WIB

BRUSSLES - Uni Eropa memanggil utusan Moskow di Brussels pada hari Kamis (28/8) setelah serangan besar-besaran Russia di Kyiv menewaskan sedikitnya 14 orang dan merusak misi diplomatik UE di kota tersebut.

Kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan pidato di hadapan pers di Brussels menyusul serangan tersebut, menyebutnya sebagai bukti "Kremlin tidak akan berhenti" dan berjanji akan terus menerapkan "tekanan maksimum" terhadap Russia.

Ket. Foto: Kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen — Sumber: AFP

Serangan pesawat tak berawak dan rudal yang terjadi semalam "juga merupakan serangan terhadap delegasi kami", kata presiden Komisi Eropa.

"Ini menunjukkan bahwa Kremlin tidak akan berhenti meneror Ukraina, membabi buta membunuh warga sipil, pria, wanita, dan anak-anak, bahkan menargetkan Uni Eropa," ujarnya kepada wartawan.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengumumkan di X bahwa blok tersebut "memanggil utusan Russia di Brussels," dan memperingatkan: "Tidak ada misi diplomatik yang boleh menjadi target."

Von der Leyen mengatakan telah berbicara dengan wakil duta besar Uni Eropa di lokasi, dan merasa "lega karena tidak ada staf kami yang terluka."

Namun dia mengatakan serangan itu terjadi dalam "jarak dekat" dengan misi diplomatik blok tersebut, dua rudal menghantam dalam jarak 50 meter dari delegasi tersebut dalam kurun waktu 20 detik.

Pejabat Uni Eropa membagikan gambar bagian dalam kantor dengan jendela-jendela pecah, langit-langit sebagian menggantung, dan puing-puing berserakan di lantai, serta pemandangan udara yang menunjukkan bangunan yang hancur di sekitarnya.

Juru bicara Komisi Anitta Hipper mengatakan kepada wartawan bahwa delegasi Uni Eropa masih "beroperasi penuh" dan bahwa "staf kami akan tetap hadir di negara tersebut".

Namun von der Leyen mengatakan kerusakan tersebut merupakan "pengingat suram lainnya" tentang perlunya mempertahankan "tekanan maksimum terhadap Russia".

"Itu berarti memperketat rezim sanksi kami" dengan paket tindakan ke-19 terhadap Moskow, dan "memajukan" upaya untuk menemukan cara terbaik memanfaatkan ratusan miliar euro aset Russia yang dibekukan guna mendukung Ukraina, ujarnya.

Negara-negara Uni Eropa saat ini menggunakan bunga yang diperoleh dari aset tersebut untuk membantu mempersenjatai Ukraina dan membiayai rekonstruksi pascaperang, keuntungan tak terduga senilai antara 2,5 miliar euro dan 3 miliar euro setahun.

Von der Leyen juga mengumumkan akan melakukan perjalanan mulai Jumat ke tujuh negara di sisi timur Uni Eropa "yang memperkuat dan melindungi perbatasan luar kita, bersama Russia dan Belarus."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.