Presiden Prabowo: Ada Direksi BUMN Bertingkah Seperti Raja
Kamis, 28 Agu 2025, 18:18 WIBPresiden Prabowo Subianto menyatakan heran ada direksi badan usaha milik negara (BUMN) yang berlaku bak raja dalam memimpin perusahaan yang sejatinya milik negara.
Prabowo kemudian memperingatkan direksi-direksi BUMN yang bertingkah demikian untuk merenungkan kembali posisi mereka itu dapat diganti oleh siapa saja dan kapan saja.
"Di Indonesia ini, saya kasih tahu ya, there is no one that cannot be replaced. Tidak ada orang yang tidak bisa diganti, termasuk Presiden Republik Indonesia. Kalau saya nggak bener, kalau saya brengsek, saya bisa diganti. Nggak ada orang yang tidak bisa diganti. Bupati nggak beres, bupati bisa diganti. Ada itu direksi-direksi BUMN merasa kayak jadi raja aja, kayak perusahaannya punya neneknya sendiri," kata Presiden Prabowo saat berbicara dalam acara pembukaan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di ICE, BSD, Tangerang, Kamis.
Pada kesempatan sama, Prabowo langsung memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengusut dan memeriksa manakala ada direksi-direksi BUMN yang dicurigai melanggar aturan.
"Jaksa Agung, ada Jaksa Agung. Jaksa Agung banyak pekerjaan ini," ujar Presiden.
Presiden kembali menyebut dengan terbentuknya Badan Penyelenggara Investasi (BPI) Danantara, yang merupakan sovereign wealth fund-nya Indonesia, aset-aset milik negara yang semula tercecer saat ini terkumpul menjadi satu.
"Seribu miliar dolar (AS) sovereign wealth fundâââââââ kita, sekarang, mungkin ke-5 ya, ke-5 di dunia. Norway, China -- China itu sebetulnya punya tiga--, Abu Dhabi, baru kita. Tidak main-main, selama ini tercecer nggak jelas dan banyak yang tidak baik manajemennya," kata Prabowo.
Oleh karena itu, Presiden menegaskan dirinya tegas ingin membereskan tata kelola BUMNÂ dan manajemen BUMN yang ternyata tidak sesuai aturan serta boros.
"Kemarin saya hilangkan tantiem. Tantiem pun saya enggak jelas apa arti tantiem. Rupanya saya cek itu bahasa Belanda, bahasa Belanda, tantiem itu artinya bonus. Kenapa sih nggak pakai istilah sederhana, bonus gitu loh. Yang repot, perusahaan rugi dikasih bonus komisarisnya. Enak di lo, nggak enak di rakyat, no! coret! Yang nggakmau, alhamdulillah. You nggak mau, out! Get out! Banyak anak muda yang mau masuk (memimpin BUMN, red.)," ujar Presiden Prabowo.âââââââ
- Presiden Prabowo Subianto
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Tegaskan Hubungan dengan Yordania Lebih dari Sekadar Mitra
-
Presiden Prabowo ke Korea Selatan Hadiri KTT APEC di Busan
-
Turki Bidik Peningkatan Kerja Sama Perdagangan dengan Indonesia
-
Presiden Prabowo Bertemu PM Carney, Sebut Kanada Selalu Hadir Mengentaskan Kemiskinan
-
Gubernur Koster Dorong Efisiensi Biaya Produksi Arak Bali
-
HUT Ke-80 TNI, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Pengabdianmu
-
Presiden Prabowo Tak Bisa Hadir di KTT G20 Afsel, Ini Penjelasan Seskab Teddy
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.