Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPAI Desak Polisi Buru Aktor Intelektual yang Mobilisasi Pelajar Demo DPR

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 21:30 WIB | Oleh:
KPAI Desak Polisi Buru Aktor Intelektual yang Mobilisasi Pelajar Demo DPR Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Suasana aksi 28 Agustus 2025 di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (28/8).

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pihak Kepolisian untuk mengusut mobilisator atau pihak yang mengerahkan anak sekolah untuk mengikuti unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.

"Kami berharap polisi bisa temukan dan tangkap pihak yang memobilisasi anak-anak dan aktor intelektualnya," kata Komisioner KPAI Sylvana Maria saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikan Sylvana buntut adanya indikasi sejumlah pelajar SMP di Jakarta diarahkan oleh alumni sekolahnya untuk terlibat dalam unjuk rasa.

"Saya sudah sempat ngobrol dengan 24 dari 196 pelajar yang kemarin diamankan saat aksi di DPR, dan ternyata pengakuan mereka, bahwa mereka diarahkan oleh alumninya, selain juga terprovokasi media sosial," katanya.

Sylvana pun telah mendatangi salah satu SMP di Jakarta yang sejumlah pelajarnya terlibat aksi unjuk rasa di depan Gedung Parlemen di Senayan, Jakarta.

Mereka mengaku, saat aksi mereka (pelajar SMP) pakai seragam SMA agar terlihat seperti anak SMA. Mereka menggunakan pakaian samaran seolah-olah SMA dan anak-anak ini dimobilisasi oleh alumni.

"Mereka bilang 'kakak-kakak alumni yang
ngajak'. Terus saya tanya diajak dimana, mereka jawab 'di DPR, ditunggu di DPR'," kata Sylvana mengungkapkan obrolannya dengan anak-anak yang terlibat untuk rasa itu.

Ia menegaskan bahwa KPAI tidak ingin kejadian pada aksi tahun 2019 lalu yang menewaskan seorang pelajar terulang kembali.

"Karena sejarahnya 2019 ada anak yang meninggal setelah aksi, karena berakhir rusuh. Kemudian ada salah tembak kena ke anak-anak dan dia meninggal," kata Sylvana.

Kepolisian telah mencegat sebanyak 120 pelajar yang hendak mengikuti aksi demonstrasi buruh di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI Jakarta hari ini dan diduga terprovokasi ajakan di media sosial (medsos).

"Setidaknya pukul 08.30 WIB tadi ada 120 pelajar dicegat, dicegah, dijaga dan dilindungi niatnya karena mereka mau bergerak ke gedung DPR untuk ikut melaksanakan aksi penyampaian pendapat dalam bentuk unjuk rasa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Sebanyak 120 pelajar tersebut diamankan di sejumlah titik oleh Polres di wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok dan sekitarnya.

Ade menyebutkan, Polres Kabupaten Bekasi mengamankan 48 pelajar asal Bekasi, Indramayu dan Cirebon.

Lalu Polres Metro Kota Bekasi mencegah 29 pelajar yang berasal dari Cirebon dan Purwakarta. Sedangkan Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 11 pelajar dari Serang, Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mau Meliput Krakatau, 5 Wartawan “Hilang” Sudah Ditemukan, Mampir di Pulau yang Susah Sinyal
    Syukurlah ....
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
Ekonomi
Panen raya bawang merah di ...

Semburan asap di Pasar Baru

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.