Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

India Terancam Kena Sanksi FIFA untuk Kedua Kalinya

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 07:00 WIB | Oleh:
India Terancam Kena Sanksi FIFA untuk Kedua Kalinya Doc: AFP
Ket. Presiden AIFF, Kalyan Chaubey dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

NEW DELHI – Sepak bola India kembali berada di ujung tanduk. FIFA bersama Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan tenggat waktu hingga 30 Oktober bagi Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) untuk mengesahkan konstitusi baru, atau menghadapi larangan tampil di level internasional.

Dalam surat bersama yang ditujukan kepada Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, FIFA dan AFC menyampaikan “keprihatinan mendalam” atas kegagalan AIFF menuntaskan serta mengadopsi konstitusi federasi yang telah tertahan sejak lama.

“Jika jadwal ini tidak terpenuhi, kami tidak memiliki pilihan lain selain menyerahkan masalah ini kepada badan pengambil keputusan FIFA untuk dipertimbangkan dan diputuskan,” demikian isi surat yang dikutip AFP.

AIFF diwajibkan menanggapi surat tersebut sebagai perintah yang bersifat mengikat agar hak-haknya sebagai anggota FIFA dan AFC tetap terjaga.

Konstitusi AIFF sudah menggantung di Mahkamah Agung India sejak 2017. Jika sanksi benar-benar dijatuhkan, tim nasional India maupun klub-klub dari negara itu akan dilarang mengikuti seluruh kompetisi internasional.

India sebelumnya pernah merasakan pahitnya suspensi pada bulan Agustus 2022. Kala itu, FIFA membekukan keanggotaan AIFF karena intervensi pihak ketiga setelah Mahkamah Agung menunjuk komite administrator untuk mengambil alih federasi. Larangan tersebut hanya berlangsung beberapa hari, sebelum akhirnya dicabut sehingga memungkinkan Chaubey terpilih sebagai presiden AIFF.

Di level klub, kondisi sepak bola India tak kalah genting. Indian Super League (ISL), kompetisi kasta tertinggi, berpotensi bubar akibat perselisihan antara AIFF dan mitra komersialnya, Football Sports Development Limited (FSDL).

Kick-off musim ini sudah tertunda, membuat ribuan pemain serta staf menghadapi ancaman kehilangan pekerjaan. Hak komersial antara AIFF dan FSDL sendiri akan berakhir pada tanggal 8 Desember dan hingga kini belum ada kepastian perpanjangan kontrak.

AIFF juga belum mampu menyusun rencana penyelamatan liga yang biasanya digelar dari September hingga April. Situasi ini mendorong serikat pemain internasional FIFPRO Asia/Oceania melaporkan masalah tersebut kepada FIFA pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.