Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BEI Gelar Edukasi Pasar Modal Cegah Investasi Bodong untuk Anak Muda

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 20:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
BEI Gelar Edukasi Pasar Modal Cegah Investasi Bodong untuk Anak Muda Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, Marina Rasyada, di Kota Bengkulu, Senin (25/8/2025).

KOTA BENGKULU – Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Bengkulu saat ini terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada mahasiswa serta pelajar di Provinsi Bengkulu terkait pasar modal guna mencegah meningkatnya korban investasi bodong di wilayah tersebut.

"Saat memberikan edukasi biasanya kami (BEI) menginformasikan perbedaan antara investasi bodong dan investasi legal," kata Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, Marina Rasyada, di Kota Bengkulu, Selasa (26/8).

Selain itu, pihaknya juga memberikan kiat-kiat agar masyarakat waspada dan terhindar dari investasi bodong, sebab terdapat ciri khusus yang perlu dikenali.

Ciri investasi bodong antara lain tidak memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, serta menawarkan produk investasi yang tidak jelas.

Oleh karena itu, Kantor BEI Perwakilan Bengkulu terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, mengenai pengetahuan pasar modal.

Sejak Januari hingga Juni, jumlah total Single Investor Identification (SID) atau investor pasar modal di Provinsi Bengkulu telah mencapai 76.366 orang.

Peningkatan jumlah investor di Provinsi Bengkulu antara lain disebabkan oleh sosialisasi yang dilakukan BEI, efektivitas literasi keuangan, serta kesadaran generasi muda dalam mengelola keuangan.

Selain itu, meningkatnya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga membuat investor semakin percaya untuk menempatkan modalnya pada instrumen di pasar modal.

"Salah satu faktornya adalah kontribusi media yang membantu kami memasyarakatkan pasar modal. Kami selalu bekerja sama dengan instansi dan universitas untuk melakukan edukasi agar literasi keuangan, khususnya pasar modal, semakin meningkat," ujarnya.

Marina mengatakan mayoritas investor pasar modal di Provinsi Bengkulu didominasi usia 18 hingga 25 tahun, yaitu 45 persen, dan 33 persen di antaranya berprofesi sebagai pelajar atau mahasiswa.

Sementara itu, nilai transaksi pasar modal di Bengkulu hingga Juni 2025 mencapai Rp382,9 miliar dengan jumlah investor sebanyak 76.366 orang.

"Nilai transaksi mencapai Rp382,9 miliar per Juni 2025. Ada peningkatan dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp156 miliar," sebut Marina.

Produk pasar modal yang paling diminati investor di Bengkulu adalah saham, reksa dana, dan obligasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

19 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

39 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.