Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Samuel Wattimena Ajak Komunitas Lokal Saling Berkolaborasi

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 19:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samuel Wattimena Ajak Komunitas Lokal Saling Berkolaborasi Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, saat menjadi pembicara pada Simposium Hysteria, di Semarang Creative Hub, Kora Lama, Semarang, Minggu (24/8/2025).

SEMARANG – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Samuel Wattimena, mengajak para komunitas lokal, khususnya di Jawa Tengah, untuk saling berkolaborasi agar semakin berkembang di tingkat nasional hingga internasional.

"Karena selama ini orang-orang fesyen jalan sendiri, bidang kesenian lainnya jalan sendiri, orang-orang kebudayaan dengan paparan-paparan mereka berjalan sendiri ya, ini yang menurut saya perlu kita kolaborasikan," katanya, di Semarang, Minggu (24/8).

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara "Simposium Hysteria" di Semarang Creative Hub yang mempertemukan perwakilan sejumlah komunitas yang ada di Jateng.

Ia bersyukur bisa mendengarkan presentasi dari sembilan pembicara yang di antaranya mewakili komunitas yang ada di berbagai daerah di Jateng yang menjadi daerah pemilihannya (dapil).

"Saya baru kali ini mendengarkan presentasi dari teman-teman di daerah. Saya selama ini di Jakarta kalau ketemu dengan para budayawan itu kan tingkat nasional dan internasional," kata sosok yang dikenal sebagai desainer itu.

Sebagai orang yang berlatar belakang dunia fesyen, ia melihat apa yang disampaikan para komunitas lokal itu sangat menarik sebagai masukan mengenai kebudayaan yang ada di masing-masing daerah.

"Ini harusnya bisa menjadi pemicu dan pemantik buat para artisan-artisan lainnya di berbagai bidang lainnya, di berbagai bidang seni lainnya," katanya.

Sementara itu, pengajar ilmu komunikasi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Cecilia Pretty Grafiani yang juga menjadi pembicara mengatakan bahwa selama ini telah melakukan penelitian ruang publik di Kota Semarang.

Lokasi penelitiannya adalah Taman Indonesia Kaya (TIK) yang merupakan hasil kolaborasi dengan swasta, yakni Djarum Foundation melalui program corporate social responsibility (CSR).

"Saya ingin mengetahui sejauh mana CSR perusahaan berdampak pada masyarakat. CSR di Taman Indonesia Kaya menghadirkan ruang publik dan ruang media online," katanya.

Sebagai ruang publik, selama ini Taman Indonesia Kaya sudah banyak dimanfaatkan oleh berbagai komunitas yang ada untuk tampil berkreasi.

Di sisi lain, kata dia, TIK juga memiliki akun media sosial yang sudah memiliki banyak pengikut dengan aktivitas yang sudah sedemikian banyak, tetapi belum termanfaatkan sebagai ruang dialog.

"Jadi, jangan sampai (akun medsos) TIK hanya sekadar menjadi etalase, tetapi hadir sebagai ruang diskusi yang memberikan pengetahuan baru," kata Cecilia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.