Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Arah Kebijakan BI, Rabu 20 Agustus 2025

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 08:45 WIB | Oleh:
Menanti Arah Kebijakan BI, Rabu 20 Agustus 2025 Doc: istimewa

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpo­tensi melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan di pa­sar uang antarbank, tengah pekan ini. Investor masih menan­tikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI). 

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Le­ong melihat investor masih berhati-hati mengantisipasi arah kebijakan BI. Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pa­sar uang antarbank, Rabu (20/8), masih tertekan di kisaran 16.200 – 16.300 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perda­gangan, Selasa (19/8) sore, melemah sebesar 47,50 poin atau 0,29 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.245 ru­piah per dollar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS seiring pelaku pasar mencermati arah kebijakan suku bunga acuan The Fed. “Fokus pa­sar minggu ini adalah risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan dirilis pada Rabu (20/8), dan pi­dato Ketua Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole pada Jumat (22/8), yang keduanya dapat memberikan pe­tunjuk baru tentang prospek kebijakan moneter The Fed,” ujar Ibrahim dalam keterangan resmi di Jakarta.

Dari mancanegara, pidato Ketua The Fed Jerome Powell akan menjadi perhatian pelaku pasar dalam pertemuan para pejabat bank sentral dunia pada Simposium Jackson Hole di AS tanggal 21-23 Agustus 2025. Selanjutnya, pelaku pasar juga akan memperhatikan pidato Jerome Powell pada pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) Minutes pada Kamis (21/08) pekan ini.

Berdasarkan laporan FedWatch CME, ada kemungkinan sebesar 83 persen The Fed akan memangkas suku bunga. Di sisi lain, pelaku pasar mencermati Presiden AS Donald Trump yang menjamu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Ge­dung Putih Senin (18/8), didampingi oleh para pemimpin dari negara besar Eropa dalam sebuah pertemuan puncak berisiko tinggi yang bertujuan untuk merintis jalan menuju berakhirnya perang Rusia di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.