Penutupan Bandung Zoo Berimbas Menurunnya Jumlah Wisatawan
📅 Selasa, 19 Agu 2025, 22:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Kota Bandung - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Jawa Barat, menyebut jumlah wisatawan menurun akibat Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) masih ditutup akibat sengketa pengelolaan.
Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa mengatakan, Bandung Zoo selama ini menjadi salah satu tujuan utama wisatawan, khususnya dari luar kota, dengan harga tiket yang terjangkau.
“Bandung Zoo memang salah satu daya tarik wisata di Kota Bandung, di samping beberapa objek wisata lain,” kata Adi, di Bandung, Selasa.
Namun, ia menegaskan pihaknya tidak bisa mempercepat pembukaan kembali Bandung Zoo, karena persoalan tersebut masih dalam ranah hukum.
"Untuk Bandung Zoo ini saya harus sinkron dengan pernyataan Pak Wali, bahwa hal ini sudah masuk ke ranah hukum. Jadi pemerintah, termasuk kami di Disbudpar, mengikuti dulu proses hukum sampai semuanya jelas," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Ekonom Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi menilai perlu ada kejelasan legalitas pengelola Bandung Zoo, termasuk penunjukan pihak berwenang selama masa transisi.
“Persoalan hukumnya harus clear dulu, sambil berproses ditentukan pengelola dengan aturan yang jelas. Di objek wisata ini ada hak Pemkot Bandung dan hak masyarakat, jadi harus ada pihak yang bertanggung jawab,” katanya lagi.
Menurutnya, Pemkot Bandung tidak memiliki instrumen dan sumber daya untuk mengelola kebun binatang tersebut secara langsung. Karena itu, kerja sama dengan pihak ketiga dengan dasar hukum yang kuat dinilai sebagai solusi terbaik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sepanjang legal standing dan perjanjiannya bagus, tidak masalah dikerjasamakan. Kalau dikelola Pemkot malah bisa tambah buruk karena keterbatasan sumber daya,” ujarnya.
Acuviarta memperkirakan penutupan Bandung Zoo berpotensi mengurangi pendapatan bagi Kota Bandung Rp500 juta hingga Rp1 miliar per bulan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!