Swiatek Singkirkan Rybakina, Jumpa Paolini di Final Cincinnati Open
📅 Senin, 18 Agu 2025, 09:13 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
CINCINNATI, AMERIKA SERIKAT – Iga Swiatek melaju untuk pertama kalinya ke final Cincinnati Open usai menaklukkan Elena Rybakina dengan skor 7-5, 6-3, Senin (18/8). Petenis asal Polandia tersebut kini bersiap menghadapi Jasmine Paolini di partai puncak.
Juara Grand Slam enam kali itu akan tampil pada final Senin malam melawan lawan yang tampil tanpa beban, usai Paolini bangkit dari penurunan performa dan menyingkirkan Veronika Kudermetova lewat laga ketat 6-3, 6-7 (2/7), 6-3.
Petenis Italia berusia 29 tahun itu, yang dua kali menjadi finalis Grand Slam pada 2024, kini membidik gelar keempat dalam karirnya ketika menghadapi Swiatek. Di sisi lain, Swiatek akan memainkan final WTA 1000 ke-13-nya dan berpeluang kembali menembus peringkat dua dunia.
Swiatek, juara bertahan Wimbledon, sempat tertinggal di awal set pertama namun bangkit untuk menundukkan juara Wimbledon 2022, Rybakina, yang sehari sebelumnya menyingkirkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka.
Mantan petenis nomor satu dunia asal Polandia yang kini menempati ranking tiga itu dua kali terpental di semifinal turnamen pemanasan menjelang US Open ini, namun kali ini berhasil memanfaatkan peluang di kesempatan ketiga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Itu pertandingan luar biasa. Di awal, saya bahkan terkejut bisa mengimbangi ritme karena permainan kami sangat cepat,” ujar Swiatek. “Saya ingin tetap berada di sana ketika Elena mulai melakukan kesalahan. Tidak mungkin bermain sebaik itu sepanjang pertandingan.”
Swiatek membalikkan keadaan dari tertinggal 3-5 dan menyapu empat gim terakhir di set pertama. Ia langsung unggul 4-1 di set kedua, termasuk dua kali menang love game saat servis dan sekali break atas servis Rybakina.
Petenis Kazakhstan itu sempat memberikan perlawanan dengan menyelamatkan tiga break point pada gim keenam dan menggagalkan dua match point di gim kedelapan, namun Swiatek akhirnya menutup laga pada gim berikutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya bermain dengan intensitas dan kualitas,” kata Swiatek. “Saya senang dengan permainan saya saat ini dan tidak ingin mengubah apa pun.”
Swiatek telah memenangkan lima pertemuan sebelumnya melawan Paolini, dengan sang lawan hanya mampu mencuri satu set.
Meski begitu, Swiatek tak mau jemawa menghadapi final, apalagi Paolini sebelumnya menundukkan petenis nomor dua dunia Coco Gauff di perempat final. “Siapa pun yang lolos ke final pasti sedang bermain bagus,” ucapnya.
Sebelum menang telak 6-0, 6-0 atas Amanda Anisimova di final Wimbledon bulan lalu, Swiatek sempat mengalami paceklik trofi sejak gelar terakhir di Roland Garros pada Juni 2024.
Jika kembali meraih kemenangan pada Senin, itu akan menjadi modal berharga menjelang US Open yang dimulai 24 Agustus.
Paolini sendiri sebenarnya berada di jalur kemenangan straight set namun gagal menutup laga saat unggul 5-4 di set kedua, dan mengaku sempat gugup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!