Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pokdarwis Temukan Calon Bunga Rafflesia Arnoldi di Solok Sumbar 

📅 Senin, 18 Agu 2025, 21:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pokdarwis Temukan Calon Bunga Rafflesia Arnoldi di Solok Sumbar  Doc: ANTARA
Ket. Salah seorang perempuan tengah menunjukkan bonggol bunga Rafflesia Arnoldi yang baru saja ditemukan di Hutan Aia Tumbuk Aia Bareh, Nagari (Desa) Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. 

SOLOK – Kelompok Sadar wisata (Pokdarwis) Alam Belukar menemukan bonggol atau calon bunga Rafflesia Arnoldi di Hutan Aia Tumbuk Aia Bareh, Nagari (Desa) Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Koordinator Perkumpulan Alam Belukar Desa Saniangbaka Muhammad Rizki di Singkarak, Senin (18/8), mengatakan bonggol bunga bangkai yang berhasil ditemukan tersebut diperkirakan akan mekar pada beberapa hari ke depan.

Rizki mengatakan berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh tim Perkumpulan Alam Belukar Saniangbaka selama tahun 2025 ini telah ditemukan empat bunga Rafflesia yang mekar.

"Soalnya kita tidak begitu aktif di tahun ini dikarenakan kesibukan di pekerjaan lain. Jadi sebagian banyak yang mekar tanpa sepengetahuan kami," katanya.

Ia mengaku saat ini tim Perkumpulan Alam Belukar Saniangbaka tidak begitu rutin melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan bunga Rafflesia di daerahnya.

"Kalau seandainya rutin dipantau, mungkin sudah ditemukan bunga bangkai itu yang mekar sekitar tujuh sampai sembilan bunga pada tahun ini, ditambah yang gagal mekar kemarin dua bunga," katanya.

Lebih lanjut koordinator Pokdarwis Alam Belukar itu menyebutkan bahwa setelah dilakukan pemantauan kembali di Hutan Aia Tumbuk (Aia Bareh) ditemukan delapan titik lokasi bunga bangkai, ada lima bunga yang mekar di lokasi ini, namun cuma hanya dua bunga yang terpantau mekar.

Selain itu, kata dia, di Hutan Aia Lasi terdapat tiga titik potensi bunga bangkai mekar, kemudian di Bukik Tabuh-Tabuh satu titik, Gaduang Beo tiga titik, sekarang tinggal dua karena inangnya mati satu. Di Rimbo Munti satu titik, namun tidak terpantau lagi. Di Kapau Aia Bareh dua titik dan tidak terpantau lagi.

"Kendala kami saat ini lebih ke tidak adanya waktu luang. jika ada tamu yang menanyakan, baru dilakukan pemantauan. Kalau tidak ada biasanya kita biarkan mekar sendiri tanpa dipantau lagi," ucapnya.

Ia mengatakan saat ini kembali dilakukan pemantauan karena wisatawan pada Agustus hingga September nanti mulai ramai berkunjung untuk melihat perkembangan bunga Rafflesia. "Jadi kita usahakan memantau ke lokasi," ujar dia.

Sampai saat ini pihak BKSDA masih mengusahakan program-program untuk tim Pokdarwis Alam Belukar Saniangbaka.

"Untuk Kelompok Belukar, saya berharap agar terus berkembang dan aktif sampai ke generasi berikutnya. Namun kalau untuk pemerintahan, semoga dianggarkan untuk pengembangan bunga Rafflesia Arnoldi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.