Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kutai Timur Tawarkan Wisata Bahari Hiu Paus Pulau Miang

📅 Senin, 18 Agu 2025, 20:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kutai Timur Tawarkan Wisata Bahari Hiu Paus Pulau Miang Doc: ANTARA
Ket. Atraksi berenang bersama hiu paus (Rhincodon Typus) menjadi pesona yang ditawarkan pada destinasi wisata Pulau Miang, Kalimantan Timur.

SAMARINDA – Desa Pulau Miang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur menawarkan pesona wisata bahari baru, yakni interaksi langsung dengan hiu paus (Rhincodon Typus) di perairan tersebut.

"Adanya habitat hewan mamalia laut itu jadi magnet baru penarik wisatawan untuk ke Pulau Miang," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nusabale Pulau Miang Viqri Haikal saat dihubungi di Samarinda, Senin (18/8).

Menurut Viqri, kemunculan spesies yang dikenal ramah terhadap manusia tersebut membuka peluang besar bagi daya tarik pariwisata berbasis konservasi di daerahnya.

Ia menjelaskan saat ini pihaknya bersama anggota Pokdarwis lain sedang melakukan riset dan pemetaan untuk memahami pola kemunculan hiu paus.

Observasi yang dilakukan itu mencakup penentuan lokasi spesifik serta waktu terbaik bagi wisatawan untuk dapat menyaksikan dan berenang bersama mamalia laut tersebut.

Sejauh ini, pemantauan awal telah mengidentifikasi keberadaan sekitar empat ekor hiu paus yang beraktivitas di perairan Pulau Miang.

Viqri menambahkan, kondisi cuaca dan pasang surut air laut menjadi variabel utama yang memengaruhi kemunculan hiu paus di titik-titik penyelaman. Karena itu diperlukan kajian lebih lanjut agar jadwal kunjungan wisatawan dapat diatur dengan lebih pasti dan aman.

Berkaca pada destinasi serupa yang lebih dulu maju, seperti di Gorontalo, Pokdarwis Nusabale Pulau Miang bertekad untuk merancang pengelolaan wisata ini secara profesional dan berkelanjutan.

Untuk itu, katanya, langkah selanjutnya adalah menyusun rancangan konsep wisata terbaik dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan para ahli di bidang kelautan.

"Kami akan berkonsultasi kepada instansi terkait dahulu biar destinasi ini dapat menjadi penarik wisatawan secara terus-menerus dan berkelanjutan," ujar Viqri.

Konsultasi tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan mengenai standar operasional prosedur (SOP) yang aman bagi wisatawan, pedoman interaksi yang tidak mengganggu satwa, serta strategi promosi yang efektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.