Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat UI: Tantangan Demokrasi Lokal Adalah Politisasi Birokrasi

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengamat UI: Tantangan Demokrasi Lokal Adalah Politisasi Birokrasi Doc: Antara
Ket. Brown Bag Discussion (BBD) yang diselenggarakan Klaster Riset Policy, Governance and Administrative Reform (PGAR) dan Klaster Riset Democracy and Local Governance (DeLOGO) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI).

Depok - Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI Panji Anugrah mengatakan tantangan dalam demokrasi lokal meliputi politik uang, dinasti politik, dan politisasi birokrasi.

"Pembangunan politik lokal dibatasi oleh undang-undang dan sering terjadi monopoli lokal," kata Panji di Depok, Kamis (14/8).

Panji mengatakan hal tersebut dalam Brown Bag Discussion (BBD) yang diselenggarakan Klaster Riset Policy, Governance and Administrative Reform (PGAR) dan Klaster Riset Democracy and Local Governance (DeLOGO) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI).

Ia mengatakan kontradiksi struktural, tambahnya, juga muncul karena ketuntasan proyek pelembagaan politik kepartaian.

"Tingginya biaya politik juga mempersulit munculnya elite politik baru, sehingga sering kali hanya memunculkan petahana," katanya.

Menurut dia kondisi tersebut makin diperparah oleh fenomena penguatan eksekutif dan pelemahan legislatif, yang pada akhirnya menghasilkan kebijakan kurang berkualitas.

Ketua Klaster Riset DeLOGO FIA UI Prof. Irfan Ridwan Maksum menekankan bahwa perbaikan demokrasi lokal juga menuntut kepemimpinan lebih baik dari semua pemangku kepentingan.

Selain itu, perlu ada dorongan terhadap asimetrisitas dari hulu hingga hilir.

“Fokus politik nasional seharusnya lebih diarahkan pada pengelolaan politik dan birokrasi di tingkat nasional,” ujar Prof Irfan.

Ketua Klaster Riset PGAR FIA UI Prof. Eko Prasojo menyampaikan penguatan demokrasi lokal memerlukan dua fokus utama pemberdayaan masyarakat dan penguatan birokrasi pemerintah daerah.

Masyarakat perlu ditingkatkan kemampuannya agar dapat berpartisipasi secara aktif dan substantif dalam proses politik serta pembuatan kebijakan publik.

Sementara itu, birokrasi pemda juga harus diperkuat agar demokrasi dapat memberikan manfaat nyata, yaitu pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.