Komnas: Kemajuan Teknologi Harus Mendukung Ruang Aman Perempuan
📅 Rabu, 13 Agu 2025, 10:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyoroti bahwa kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan harus diarahkan untuk memperkuat kesetaraan gender, serta mempercepat pencegahan, penanganan, dan pemulihan perempuan korban kekerasan.
"Kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan harus diarahkan untuk memperkuat kesetaraan gender, mengubah stigma dan streotipe gender, serta mempercepat pencegahan, penanganan, dan pemulihan perempuan korban kekerasan," kata Anggota Komnas Perempuan, Chatarina Pancer Istiyani, di Jakarta, Rabu (13/8).
Upaya ini penting mengingat keberadaan teknologi dapat berpotensi membuka ruang dan bentuk baru dari diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan.
"Oleh karenanya teknologi penting digunakan menjadi ruang aman yang melindungi dan memberdayakan perempuan," kata dia.
Saat ini, penggunaan teknologi dan platform daring menjadi ruang terbuka yang digunakan oleh pelaku yang menyusup pada ruang yang sangat privasi melalui beragam aplikasi digital.
Sebaiknya Anda baca juga:
Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2024 mendokumentasikan adanya 445.502 kekerasan terhadap perempuan, atau meningkat 9,77 persen dari tahun sebelumnya.
Kenaikan signifikan terlihat pada kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang melonjak 40,8 persen dengan bentuk-bentuk antara lain online threats, cyber sexual harassment, malicious distribution, sexploitation, pelanggaran privasi, dan penipuan.
"Realitas ini menunjukkan bahwa ruang digital yang seharusnya menjadi sarana bagi kemajuan, justru menjadi area yang rentan kekerasan terhadap perempuan," kata Chatarina Pancer Istiyani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!