Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atlet Italia Meninggal Saat Mengikuti World Games di Tiongkok

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 15:47 WIB | Oleh:
Atlet Italia Meninggal Saat Mengikuti World Games di Tiongkok Doc: BBC/IOF
Ket. Mattia Debertolis menduduki peringkat ke-137 dunia dalam olahraga orienteering.

CHENGDU - Atlet orienteering Italia, Mattia Debertolis, meninggal dunia pada hari Selasa (12/8) di World Games di Chengdu, Tiongkok setelah pingsan saat kompetisi, kata penyelenggara. 

Debertolis (29) ditemukan tidak sadarkan diri saat acara orienteering pada 8 Agustus dan meninggal empat hari kemudian, kata pernyataan bersama dari penyelenggara World Games dan Federasi Orienteering Internasional (IOF). 

World Games adalah acara multiolahraga yang diadakan setiap empat tahun untuk disiplin olahraga yang tidak termasuk dalam Olimpiade.

"Meskipun menerima perawatan medis ahli segera di salah satu institusi medis terkemuka di Tiongkok, ia meninggal dunia," kata pernyataan itu.

Tidak diberikan rincian tentang penyebab kematian.

Olahraga orienteering melibatkan para atlet yang menjelajahi jalur yang tidak bertanda dengan peta dan kompas, dan tiba di titik yang ditentukan di sepanjang rute dalam waktu yang secepat-cepatnya.

Acara yang diadakan sekitar 50 kilometer (30 mil) di luar pusat kota Chengdu, berlangsung dalam cuaca panas dan lembap yang ekstrem, dengan temperatur di atas 30 derajat.

Debertolis sedang mengikuti final nomor lari jarak menengah putra ketika ia pingsan.

Pemenangnya, Riccardo Rancan dari Swiss, menyelesaikan lintasan dalam waktu 45 menit dan 22 detik.

Debertolis tercatat sebagai "Tidak Selesai" dalam hasil resmi, bersama dengan 11 atlet lainnya.

Ia menduduki peringkat ke-137 dalam Peringkat Dunia Orienteering putra dan telah berkompetisi sejak 2014, menurut situs web IOF.

Ia berpartisipasi dalam beberapa Kejuaraan Dunia dan Piala Dunia sebagai bagian dari tim Italia.

Ini adalah edisi ke-12 dari World Games dan berlangsung hingga 17 Agustus.

Penyelenggara World Games dan IOF akan "terus mendukung keluarga Mattia Debertolis dan komunitas orienteering dengan segala cara yang memungkinkan", kata pernyataan bersama tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

58 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.