Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisata Sejarah NTB Naik Daun, Kunjungan Turis Asing ke Museum Negeri NTB Meningkat

📅 Senin, 11 Agu 2025, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wisata Sejarah NTB Naik Daun, Kunjungan Turis Asing ke Museum Negeri NTB Meningkat Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah delegasi asing yang mengikuti program Indonesia Gastrodiplomacy Series melakukan tur museum untuk mengenal sejarah dan budaya lokal di Museum NTB, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat jumlah kunjungan turis mancanegara yang meningkat dari waktu ke waktu menandakan ketertarikan masyarakat luar negeri  (mancanegara) terhadap objek wisata sejarah dan budaya lokal setempat.

"Hampir setiap hari selalu ada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Museum NTB," kata Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam di Mataram, Senin.

Pada semester I 2025, jumlah kunjungan turis mancanegara ke Museum NTB tercatat sebanyak 1.348 orang. Bulan kunjungan paling banyak terjadi pada Januari dan Februari, masing-masing berjumlah 511 orang dan 384 orang.

Sedangkan bulan kunjungan paling sedikit berlangsung pada Mei dan Juni, masing-masing tercatat hanya 47 orang dan 72 orang.

Nuralam mengatakan Museum NTB selalu masuk 10 besar destinasi wisata di Kota Mataram maupun Pulau Lombok. Ketika turis asing mencari informasi wisata melalui internet, mereka menemukan museum.

"Mereka melihat di internet terkait dengan destinasi-destinasi unggul di Pulau Lombok, misalnya salah satu dari 10 itu pasti ada museum," ucap Nuralam.

Museum NTB terus melakukan perbaikan infrastruktur bagian luar maupun dalam bangunan untuk memanjakan mata setiap pengunjung. Lantunan musik yang menenangkan dan sound system dipasang di dalam ruang pameran.

Lemari kaca atau vitrin yang digunakan untuk memajang benda-benda artefak koleksi museum juga diperbaiki dan sekarang hampir semua vitrin sudah ada barcode digital.

Para turis bisa mengakses hampir semua bahasa untuk memudahkan mereka mendapatkan informasi tentang artefak yang terpajang di ruang pameran.

"Keterkenalan museum sudah semakin bagus melalui pemberitaan media dan melalui konten-konten yang kita terus produksi. Barcode itu mempermudah komunikasi dalam bahasa lain," kata Nuralam.

Sejak Januari sampai Juni 2025, jumlah pengunjung Museum NTB sebanyak 26.393 orang. Pengunjung terbanyak didominasi oleh siswa sekolah dasar (SD) mencapai 10.233 siswa, kemudian siswa taman kanak-kanak (TK) sebanyak 5.614 siswa, dan siswa sekolah menengah pertama (SMP) berjumlah 3.087 siswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.